• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • International Relations
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    AKTIVITAS PARTAI POLITIK INDONESIA TERHADAP TENAGA KERJA INDONESIA DI MALAYSIA TAHUN 2014-2018

    Thumbnail
    View/Open
    01. cover. pdf.pdf (206.3Kb)
    02 preliminari. pdf 1.pdf (729.9Kb)
    02 preliminari. pdf 2.pdf (691.6Kb)
    03 daftar isi. pdf.pdf (558.2Kb)
    04 abstrak. pdf.pdf (102.9Kb)
    05. 1 bab 1. pdf.pdf (340.9Kb)
    06. 2 bab 2. pdf.pdf (465.2Kb)
    07. 3 bab 3. pdf.pdf (685.9Kb)
    08. 4 bab 4. pdf.pdf (184.6Kb)
    08. 5. daftar pustaka.pdf (411.7Kb)
    09. 6. lapiran.pdf (1.163Mb)
    10 naskah publikasi. pdf.pdf (2.615Mb)
    Date
    2018-10-09
    Author
    ARIEF FATKHURROHMAN, 14323008
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 10 tahun 2008 parpol mempunyai tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan memberi wadah bagi mereka. Mobilisasi masyarakat semakin meningkat sehingga muncul gerakan transnasional WNI di Malaysia dengan mayoritas sebagai TKI. Untuk mewujudkan kesejahteraan berupa perlindungan terhadap TKI dan untuk mencapai tujuan yaitu memenangkan pemilu maka parpol memperluas pergerakan di Malaysia tentunya melalui KBRI sebagai perwakilan resmi dari pemerintah Indonesia. Dalam memahami fenomena ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan melakukan penelitian langsung di lapangan yang diperkuat dengan analisis Asumsi dasar dari tujuan teori political parties merupakan realitas pada aktivitas parpol terhadap TKI di Malaysia untuk memenangkan pemilu. Terdapat 3 klarifikasi pengaruh parpol untuk memenangkan pemilu dan membangun eksistensi serta perekonomian mereka; Pertama, parpol menggunakan pendekatan birokratis terhadap TKI melalui KBRI, sehingga upaya politikus parpol untuk mengontrol kepercayaan terhadap TKI tetap terjaga; Kedua, pendekatan budaya dan identitas parpol terhadap TKI merupakan kontrol parpol terhadap TKI dalam jangka panjang yang dilakukan melalui agenda mingguan, bulanan maupun tahunan parpol terhadap TKI; Ketiga, pendekatan langsung parpol terhadap TKI melalui kampanye maupun konsolidasi membuat elektabilitas parpol meningkat melalui elit parpol tersebut untuk memenangkan pemilu.. Dengan demikian penulis dapat mengklarifikasi hasil penelitian yang menunjukkan bahwa terdapat 3 pendekatan parpol dalam aktivitas TKI di Malaysia yaitu pendekatan birokrasi, pendekatan budaya dan identitas serta pendekatan langsung sehingga parpol dapat melaksanakan kewajiban dan mencapai tujuannya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/11793
    Collections
    • International Relations [913]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV