• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Desain Analisis Alat Pengering Ikan Tipe Parabola dengan Menggunakan Metode Taguchi

    Thumbnail
    View/Open
    15916116 .pdf (2.830Mb)
    Date
    2018-08-30
    Author
    Hermawan, Vendi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Proses pengeringan ikan secara tradisional masih menjadi pilihan UMKM diwilayah pantai Ngrenehan. Dengan cara ini masih terdapat beberapa hambatan diantaranya membutuhkan waktu yang lama, jumplah produksi yang dihasilkan sedikit, dan kualitas produk yang kurang maksimal. Dari segi kualitas, kadar air dan kadar protein menjadi hal yang utama untuk standar mutu ikan kering yang baik sesuai standar SNI. Dengan adanya hambatan tersebut, kami mencoba melakukan pengeringan ika dengan menggunakan alat pengering tipe parabola untuk lebih mengefektifkan waktu pengeringan serta efisiensi dalam pelaksanaannya. Untuk mengetahui kadar air dan kadar protein terbaik, hasil pengeringan tiap-tiap variabel di optimasikan menggunakan metode taguchi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode Taguchi. Metode Taguchi ini menggunakan metric Orthogonal Array yang digunakan untuk menentukan jumlah eksperimen dan pemilihan kombinasi level dari variabel-variabelnya. Analisis data, dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, anova dan SNR. Berdasarkan hasil uji normalitas, untuk kadar air diperoleh hasil X² hitung= 1,7839862 dan X² tabel= (0,95:1)=3,84, karena X² hitung ≤ X² tabel yaitu 1,7839862 ≤ 3,84, maka Ho diterima artinya data hasil uji kadar air berdistribusi normal. Untuk uji normalitas kadar protein diperoleh hasil X² hitung= 1,2397759 sedangkan X² tabel= (0,95:1)=3,84, karena X² hitung ≤ X² tabel yaitu 1,2397759 ≤ 3,84, maka Ho diterima artinya data hasil uji kadar protein berdistribusi normal. Untuk uji homogenitas menggunakan uji barlet , diperoleh hasil kadar air -14, 2345 ≤ 7,810 dan kadar protein 0,023354429 ≤ 7,810 sehingga di tarik kesimpulan Ho diterima dan dinyatakan homogen karena X² hitung ≤ X² tabel. Berdasarkan uji ANOVA kadar air terdapat tujuh factor kendali yaitu A,B,C,D,E,F,G diperoleh hasil tidak ada pengaruh rata-rata faktor D dan F pada level yang berbeda secara signifikan terhadap kadar air. Uji ANOVA Kadar protein diperoleh hasil tidak ada perbedaan pengaruh rata-rata faktor A pada level yang berbeda secara signifikan terhadap protein. Berdasarkan nilai MRSN, kombinasi level mampu menaikkan kadar protein yang semula rata-rata 45.19 (%) menjadi 65.43(%) naik20.245% dan menurunkan kadar air yang semula rata-rata 19.55 (%) menjadi 3.03(%) turun 16.51%.Dari perhitungan dengan Metode Taguchi nilai kadar air dan kadar protein berturut-turut 65.43(%) dan 3.03(%) nilai tersebut lebih memenuhi kriteria terbaik
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/11499
    Collections
    • Master of Industrial Engineering [244]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV