• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS KORESPONDENSI UNTUK MENGETAHUI POLA TINDAK KEJAHATAN BERDASARKAN DATA LAPORAN KRIMINALITAS POLDA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2017 (Studi Kasus di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    01. 0 Cover 1.pdf (11.37Kb)
    01. 0 Cover 2.pdf (11.50Kb)
    02. Preliminari.pdf (644.3Kb)
    03. Daftar Isi.pdf (355.4Kb)
    04. 1 abstract.pdf (7.258Kb)
    04. 2 Intisari.pdf (6.799Kb)
    05. 1 BAB 1.pdf (302.0Kb)
    05. 2 BAB 2.pdf (291.4Kb)
    05. 3 BAB 3.pdf (575.7Kb)
    05. 4 BAB 4.pdf (473.0Kb)
    05. 5 BAB 5.pdf (693.8Kb)
    05. 6 BAB 6.pdf (290.5Kb)
    06. Daftar Pustaka.pdf (123.2Kb)
    07. 1 Lampiran 1.pdf (52.43Kb)
    07. 2 Lampiran 2.pdf (118.1Kb)
    07.3 Lampiran 3.pdf (439.4Kb)
    Date
    2018-08-31
    Author
    Muh. Atma Yadin, 14611088
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan provinsi dengan jumlah tindak kejahatan menempati peringkat 16 dan dengan tingkat kerawanan kejahatan menempati peringkat ke 13 pada 34 provinsi di Indonesia pada tahun 2017. Hal ini menandakan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta tidak selalu menjadi daerah yang dikenal dengan aman dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk melihat karakteristik tindak kejahatan penggelapan, penipuan, penganiayaan, perjudian, KDRT dan narkoba dengan TKP, waktu kejdian, jenis kelamin, usia dan status pekerjaan. Data bersumber dari laporan kriminalitas POLDA DIY selama tahun 2017. Berdasarkan hasil penelitian pada bulan maret 2017 jumlah tindak kejahatan yang telah dilaporkan sebanyak 621 kasus. Sebagian besar kejahatan di Daerah Istimewa Yogyakarta terjadi di daerah lingkungan kerja dan pemukiman serta terjadi pada waktu malam hari. Sebagian besar pelaku tindak kejahatan adalah laki-laki dan berstatus bekerja. Berdasarkan analisis korespondensi tindak kejahatan penipuan dan penggelapan memiliki kecendrungan di lingkungan kerja, KDRT dan penganiayaan memiliki kecendrungan di pemukiman, narkoba memiliki kecendrungan di jalan umum dan perjudian memiliki kecendrungan dengan tempat umum. Kasus penipuan dan penggelapan memiliki kecendrungan pada 06.00-11.59, penganiayaan memiliki kecendrungan pada jam 12.00-17.59, KDRT dan narkoba memiliki kecendrungan pada jam 18.00-23.59. Kasus penipuan, penggelapan, penganiayaan, perjudian, KDRT dan penyalahgunaan narkoba memiliki kecendrungan pelaku di usia >21 Tahun, kasus narkoba, penggelapan dan penipuan memiliki kecendrungan dengan pelaku berstatus bekerja, pelaku perjudian memiliki kecendrungan dengan pelaku tidak bekerja. Sedangkan pelaku penganiayaan memiliki kecendrungan dengan pelaku pelajar atau mahasiswa.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/11098
    Collections
    • Statistics [1209]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV