• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Kebijakan Single Presence Policy pada Bank Umum di Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    01.0 cover.pdf (126.6Kb)
    02 preliminari.pdf (1.195Mb)
    03 daftar isi.pdf (188.3Kb)
    04 abstract.pdf (116.2Kb)
    05.1 bab 1.pdf (339.1Kb)
    05.2 bab 2.pdf (452.6Kb)
    05.3 bab 3.pdf (404.9Kb)
    05.4 bab 4.pdf (123.2Kb)
    06 daftar pustaka.pdf (222.7Kb)
    Date
    2017
    Author
    Pratama, Devito Tessar
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Studi ini bertujuan untuk mengetaui implementasi kebijakan Single Presence Policy atau kepemilikan tunggal. Kebijakan Single Presence Policy itu sendiri melarang suatu pihak mengendalikan lebih dari satu bank dan memberikan opsi untuk melakukan struktur bagi pihak yang dimaksud dalam aturan tersebut. Opsi penyesuaian struktur yang ditawarkan oleh Bank Indonesia tidak mudah dilakukan oleh bank terutama pada bank BUMN. Maka dari itu sangat, penting adanya identifikasi lebih lanjut mengenai peran Bank-bank Umum di Indonesia dalam memenuhi kewajiban kebijakan Single Presence Policy ini baik bagi Bank Umum non BUMN maupun Bank Umum BUMN. Hal tersebut guna mengetahui bagaimana implementasi kebijakan Single Presence Policy tersebut dan bagaimana penegakan yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Metode yang digunakan lebih fokus pada metode normative yang dikaji melalui peraturan perundang-undangan dengan doktrin-doktrin yang pada akhirnya akan disesuaikan dengan keadaan di lapangan. Hasil studi ini menunjukan bahwa Bank Indonesia atau BI sebagai otoritas pelngawasan bank secara makro, tidak dapat secara tegas dan efektif dalam mengawal kebijakan Single Presence Policy tersebut hingga kebijakan tersebut tidak mencerminkan kepastian hukum dan keadilan. Penelitian ini akan mengarah pada penerapan kebijakan Single Presence Policy atau kepemilikan Tunggal Perbankan dan mengungkap penegakan yang dilakukan oleh otoritas yang dalam hal ini adalah Bank Indonesia.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/10949
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV