• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ELIMINASI PEMBOROSAN PADA SISTEM PRODUKSI MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING DI PT PERKEBUNAN TAMBI

    Thumbnail
    View/Open
    14522115_Hannif Trisnanda.pdf (3.068Mb)
    Date
    2018-09-10
    Author
    Hannif Trisnanda, 14522115
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    PT. PERKEBUNAN TAMBI merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri yang memproduksi teh, agar perusahaan dapat memenuhi permintaan pasar dan menciptakan produk yang berkualitas PT PERKEBUNAN TAMBI dituntut untuk dapat memproduksi teh dengan efisien dan efektif. Saat ini PT PERKEBUNAN TAMBI masih diperlukan upaya pengoptimalan sistem produksi agar dapat menghilangkan pemborosan sehingga sistem produksi dapat lebih efektif dan efisien. Pemborosan merupakan suatu aktifitas kerja yang tidak memberikan nilai tambah pada hasil akhir dari sistem produksi. Dengan adanya pemborosan di dalam suatu sistem produksi dapat mengakibatkan berbagai macam permasalahan pada perusahaan. Suatu industri dapat unggul apabila proses didalamnya berjalan dengan baik, menghasilkan pemborosan yang sedikit. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tidak efisiennya proses produksi dan meminimasi pemborosan pada suatu industri adalah dengan penerapan lean manufacturing sehingga perusahaan dapat mengurangi pemborosan yang terjadi. Pada penelitian ini lean manufacturing dilakukan untuk meminimasi pemborosan yang terjadi pada sistem produksi agar sistem produksi yang lebih efektif dan efisien dapat tercapai. Dimana pada pelaksanaanya dimulai dengan identifikasi pemborosan menggunakan WAM untuk mengetahui pemborosan yang dominan terjadi yang selanjutnya dicocokkan dengan data yang ada pada sistem produksi apakah pemborosan tersebut benar terjadi atau tidak. Pada penelitian pemborosan yang teridentifikasi dominan terjadi adalah waste of defect, waste of overproduction dan waste of inventory. Dari pemborosan yang terjadi tersebut dilakukan eliminasi menggunakan FMEA dan forecasting. Hasil dari FMEA didapat rekomendasi kebijakan yang dapat digunakan untuk meminimasi pemborosan defect sedangkan hasil dari forecasting didapat hasil ramalan yang lebih akurat dibandingkan target pada perusahaan sehingga dapat digunakan untuk meminimasi pemborosan inventory dan overproduction.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/10934
    Collections
    • Industrial Engineering [2834]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV