Show simple item record

dc.contributor.advisorDr. Ahmad Darmadji, M.Pd,
dc.contributor.authorPaijo
dc.date.accessioned2018-09-12T14:05:29Z
dc.date.available2018-09-12T14:05:29Z
dc.date.issued2018-08-28
dc.identifier.urihttps://dspace.uii.ac.id/123456789/10692
dc.description.abstractPendidikan memiliki peranan penting dalam kehidupan kita, baik untuk saat ini maupun masa mendatang. Pendidikan sebagai suatu proses untuk menuju perbaikan, penguatan, dan pengembangan segala potensi yang dimiliki peserta didik agar dapat berkembang secara optimal. Dalam mencapai tujuan pendidikan tersebut, diperlukan seorang guru sebagai agen pembelajaran bagi peserta didik. Kunci pokok keberhasilan dalam pembelajaran adalah ada di tangan seorang guru. Guru dituntut mampu menciptakan situasi pembelajaran yang mengandung interaksi edukatif. Interaksi edukatif adalah interaksi yang berlangsung dalam suatu ikatan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran. Oleh sebab itu, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, maka para praktisi perlu melakukan berbagai inovasi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Tujan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya peningkatan mutu guru melalui kegiatan pelatihan pembelajaran PAI dalam mengelola pembelajaran PAI (MGMP) di Kabupaten Sleman. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dalam melakukan penelitian, hal ini dapat dilihat dari prosedur yang diterapkan, yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan perilaku yang diamati dari orang-orang (subyek) itu sendiri. Pada pendekatan kualitatif ini peneliti berusaha menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik obyek atau subyek yang diteliti secara tepat dan sesuai dengan apa adanya (obyektif). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa aktivitas Musyawarah Guru Mata Pelajaran PAI telah memberikan kontribusi yang cukup berarti dalam rangka meningkatkan mutu guru melalui MGMP Kabupaten Sleman. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil penelitian yang menyimpulkan: Pertama: Bahwa di dalam wadah MGMP PAI ini guru mendapatkan pengetahuan dan ilmu selain dari workshop, seminar, dan pelatihan dari Kemenag. Kedua: Guru mampu meningkatkan kualitas dan mutu dalam mengelola proses belajar mengajar (PBM). Ketiga: guru dapat melakukan pengeloalaan pembelajaran secara, optimal, efektif, efisien, menyenangkan dan prestasi yang meningkaten_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMutuen_US
dc.subjectpelatihanen_US
dc.subjectGuruen_US
dc.titleUpaya Meningkatkan Mutu Guru PAI melalui Pelatihan Pembelajaran di MGMP PAI Kabupaten Slemanen_US
dc.typeMaster Thesisen_US
dc.Identifier.NIM14913072


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record