• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    KETENTUAN HUKUM REMISI BAGI PELAKU KEJAHATAN PEMBUNUHAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Analisis Kritis Kepres RI No. 174 Tahun 1999 Tentang Remisi)

    Thumbnail
    View/Open
    COVER.pdf (2.520Mb)
    daftar isi.pdf (1.483Mb)
    ISI.pdf (1.322Mb)
    LAMPIRAN.pdf (551.3Kb)
    jurnal tesis.pdf (758.8Kb)
    Date
    2018-08-25
    Author
    Zeni Farhan Sodik, 14913052
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini menganalisis Kepres RI No. 174 Tahun 1999 tentang Remisi bagi pelaku kejahatan pembunuhan perspektif hukum pidana Islam. Dalam analisis tersebut, pemberian remisi kepada pelaku tindak pidana pembunuhan ditinjau dari segi keadilan dan maṣlaḥah mursalah. Dalam perspektif hukum Islam, remisi masuk dalam kaidah maṣlaḥah mursalah yaitu pengampunan jarīmah qiṣāṣ dan diyat yang diserahkan kepada pihak ahli waris korban mulai penyidikan sampai penuntutan vonis. Sedangkan dalam remisi menurut Keppres RI No. 174 Tahun 1999, pihak korban tidak mempunyai kekuasaan atau berperan dalam hal apapun terhadap narapidana, karena sudah ada lembaga peradilan di Indonesia. Penelitian ini berusaha memberikan model/konsep yang dapat dipadukan antara konsep perundang-undangan remisi yang ada di Indonesia dengan konsep pengampunan (al-‘afwu) dalam hukum Islam untuk menyeimbangkan nilai maṣlaḥah dan keadilan bagi kedua belah pihak sehingga dapat diimplementasikan dalam pemberian remisi bagi pelaku kejahatan pembunuhan yang relevan dengan kaidah maṣlaḥah mursalah melalui konsep maqāṣid asy-syarī’ah. Jenis penelitian ini adalah telaah pustaka (library research) yang bersifat kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan remisi pada Keppres RI No. 174 Tahun 1999 dipandang maslahat dan sudah sesuai dengan hukum Islam Perspektif maqāṣid asy-syarī’ah. Hanya dalam implementasinya masih perlu disempurnakan dengan melibatkan pihak korban baik dari mulai penyidikan sampai pada penuntutan vonis, demi tercapainya hukuman yang maksimal terhadap pelaku.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/10566
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1769]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV