• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Kebutuhan dan Strategi dalam Pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Area Publik Kota Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    01 LEMBAR JUDUL.pdf (27.65Kb)
    02. LEMBAR PENGESAHAN.pdf (147.9Kb)
    03. PERNYATAAN.pdf (176.0Kb)
    04. KATA PENGANTAR.pdf (266.7Kb)
    06.1 DAFTAR ISI.pdf (291.2Kb)
    05. ABSTRAK dan ABSTRAC.pdf (97.13Kb)
    06.2 DAFTAR TABEL.pdf (144.8Kb)
    06.3 DAFTAR GAMBAR.pdf (241.5Kb)
    06.4 DAFTAR LAMPIRAN.pdf (101.2Kb)
    07. BAB I Pendahuluan.pdf (15.13Kb)
    08. BAB II Tinjauan Pustaka.pdf (204.5Kb)
    09. BAB III Metode Penelitian.pdf (584Kb)
    10. BAB !V Hasil dan Pembahasan.pdf (3.198Mb)
    11. BAB V Kesimpulan dan Saran.pdf (113.7Kb)
    12. DAFTAR PUSTAKA.pdf (217.3Kb)
    13. 1 LAMPIRAN.pdf (2.970Mb)
    13.2 Lampiran Peta a3.pdf (3.690Mb)
    Date
    2017
    Author
    Suwartono, Arga Aldhita
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik Kota Yogyakarta meliputi; sepadan sungai, sepadan rel kereta api, sepadan jalan, median jalan, taman, pemakaman, lapangan olah raga, hutan kota. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik Kota Yogyakarta pada saat ini memiliki luas11,13% dari luas Kota Yogyakarta. Tentunya hal tersebut masih kurang dari presentase yang telah di tetapkan Undang-Undang No 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang dimana RTH publik harus memiliki luas minimal 20% dari luas kota sehingga perlunya strategi pengembangan RTH Publik guna dapat memenuhi standar ketentuan yang berlaku. Dalam melakukan pengembangan RTH, peneliti melakukan starategi pengembangan secara ekstensifikasi, intensifikasi dan mitigasi. Pada pola pengembangan secara ekstensifikasi didapat luas 7168779,79 m2 yang akan dilakukan arah pengembangan RTH Publik jenis taman RT, taman RW, taman pasif, hutan kota. Strategi pengembangan intensifikasi di dapat luas 2007248,31 m2 yang akan dilakukan pengembangan RTH Publik jenis roof garden, taman kota. Sedangkan strategi pengembangan mitigasi didapatkan luas 3414486,06 m2 yang akan dilakukan jenis pengembangan RTH berupa sepadan sungai, sepadan jalan, median jalan, dan sepadan rel kereta api.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/10504
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV