• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS STABILITAS TANAH DENGAN METODE COMPOST MATURITY PADA ZONA 1 TPA PIYUNGAN BANTUL

    Thumbnail
    View/Open
    01 cover.pdf.pdf (67.64Kb)
    02 preliminari.pdf.pdf (569.2Kb)
    03 daftar isi.pdf.pdf (41.79Kb)
    04 abstract.pdf.pdf (89.63Kb)
    05.1 bab 1.pdf.pdf (51.91Kb)
    05.2 bab 2.pdf.pdf (438.1Kb)
    05.3 bab 3.pdf.pdf (460.8Kb)
    05.4 bab 4.pdf.pdf (321.1Kb)
    05.5 bab 5.pdf.pdf (81.48Kb)
    06 daftar pustaka.pdf.pdf (103.4Kb)
    07.1 lampiran 1.pdf (154.6Kb)
    07.2 lampiran 2.pdf (99.76Kb)
    07.3 lampiran 3.pdf (81.81Kb)
    07.4 lampiran 4.pdf (94.98Kb)
    07.5 lampiran 5.pdf (47.44Kb)
    07.6 lampiran 6.pdf (112.1Kb)
    07.7 lampiran 7.pdf (676.2Kb)
    Date
    2018-08-29
    Author
    SHEILLA NANDYA PARIMITA, 14513021
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    DI Yogyakarta merupakan salah satu kota yang terletak di Pulau Jawa dengan rata-rata jumlah sampah yang dihasilkan mencapai 220 ton/hari (BLH, 2016). TPA Piyungan adalah lokasi tempat pemrosesan akhir terbesar di DI Yogyakarta yang terbagi menjadi 3 zona, yakni zona 1, 2, dan 3. Zona 1 merupakan zona yang telah beroperasi sejak tahun 1995 dan telah dinonaktifkan. Pemanfaatan sampah di zona 1 dilakukan agar dapat memaksimalkan daya tampung sampah di TPA. Salah satu metode alternative yang dapat dilakukan adalah metode landfill mining. Penerapan metode landfill mining dapat menghasilkan hasil penggalian berupa tanah yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai kompos. Dalam pemanfaatan yang dijadikan sebagai kompos, perlu diperhatikan kandungan unsur hara makro. Sampel yang di analisis uji karbon organik, nitrogen anorganik, dan total nitrogen sebelumnya ditambahkan campuran pasir sungai 3:1 sebagai sumber bakteri. Lalu, dilanjutkan dengan mengamati laju kadar karbondioksida guna mengetahui tingkat stabilitasnya, kompos yang stabil adalah kompos yang berkualitas baik. Kompos yang dihasilkan dapat dijadikan sebagai penyubur tanah, perkebunan anggur, serta pupuk organik. Berdasarkan hasil analisis kadar unsur hara makro tanah (karbon organik, nitrogen anorganik, dan total nitrogen) menunjukkan peningkatan, dan jika dilihat dari perbandingan kadar CO2 sampel tanah yang telah diuji dengan CCQC, maka sampel tanah TPA Piyungan ada pada range 2 – 8 mg yang termasuk dalam kategori matang dan stabil sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai kompos.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/10162
    Collections
    • Environmental Engineering [1825]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV