Analisis Prioritas Pemeliharaan Bangunan Berdasarkan Tingkat Layanan Menurut Sudut Pandang Pengguna
Abstract
Gedung Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta yang telah berusia lebih dari 25 tahun
berfungsi sebagai pusat berbagai aktivitas di lingkungan universitas. Pemeliharaan bangunan
dilakukan untuk memastikan agar tingkat pelayanan bangunan tetap berada dalam kondisi yang baik.
Tingkat pelayanan bangunan dievaluasi berdasarkan empat kriteria, yaitu keselamatan, kesehatan
pengguna, kenyamanan, dan kemudahan. Setiap kriteria memiliki tiga subkriteria sebagai
pendalaman setiap kriteria. Keterbatasan biaya pemeliharaan menyebabkan pemeliharaan tidak bisa
dilakukan secara bersamaan.
Penentuan tingkat kepentingan kriteria diambil untuk mendapatkan urutan bagian mana yang
perlu dilakukan pemeliharaan segera agar tingkat layanan gedung rektorat dalam keadaan baik.
Penilaian kepentingan terhadap masing-masing kriteria dan subkrtieria diperoleh dari sudut pandang
pengguna bangunan melalui penyebaran kuesioner. Responden pada penelitian kali ini adalah
responden yang paham terkait pemeliharaan bangunan dan tingkat pelayanan bangunan, agar hasil
penilaian dapat digunakan dan konsisten. Data penilaian dianalisis menggunakan metode Analytical
Hierarchy Process (AHP) menggunakan perbandingan berpasangan antar kriteria dan subkriteria
untuk menentukan tingkat kepentingan relatif masing-masing kriteria dan subkriteria.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria kesehatan pengguna memiliki prioritas
kepentingan tertinggi dengan bobot prioritas sebesar (0,333), diikuti oleh kriteria kenyamanan
(0,297), selanjutkan kriteria keselamatan (0,242), dan urutan terakhir kriteria kemudahan (0,128).
Masing-masing nilai bobot prioritas perlu dilakukan pengecekan konsistensi agar nilai dapat
digunakan dengan syarat nilai Consistency Ratio (CR) dibawah 10% atau CR < 0,1.
