Redesign of Bojongkulur Traditional Market Using a Flood-Adaptive Architectural Approach in Bogor Regency
Abstract
Pasar Tradisional Bojongkulur di Kabupaten Bogor merupakan salah satu pasar rakyat yang berperan sebagai
pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Namun, kondisi eksisting pasar belum mampu memberikan kenyamanan
dan keamanan bagi pengguna akibat kualitas pencahayaan dan penghawaan alami yang kurang optimal,
penataan zonasi serta sirkulasi yang belum tertata dengan baik, dan tingginya risiko banjir karena lokasi pasar
berada di dekat Sungai Cileungsi. Permasalahan tersebut menyebabkan aktivitas perdagangan sering
terganggu serta menurunkan daya saing pasar terhadap pusat perbelanjaan modern. Oleh karena itu,
perancangan ini bertujuan meredesain Pasar Tradisional Bojongkulur menjadi pasar rakyat yang lebih nyaman,
higienis, memenuhi prinsip SNI 8152:2021, serta adaptif terhadap ancaman banjir melalui pendekatan Arsitektur
Adaptif.
Pendekatan Arsitektur Adaptif diterapkan melalui analisis tapak, studi literatur, observasi lapangan, serta
pengujian performa bangunan menggunakan simulasi Forma, Dialux dan CFD. Hasil perancangan
menghasilkan bangunan pasar yang mampu meningkatkan kualitas pencahayaan dan penghawaan alami
melalui penerapan skylight, secondary skin, dan cross ventilation, serta meningkatkan ketahanan terhadap
banjir melalui elevated building, Self-Closing Flood Barrier (SCFB), bioswale, dan area retensi air. Selain itu,
penataan zonasi, sirkulasi, dan fasilitas parkir yang lebih terorganisir mampu meningkatkan kualitas pelayanan
pasar sehingga tercipta pasar rakyat yang aman, nyaman, adaptif terhadap bencana, dan berkelanjutan
Collections
- Architecture [4119]
