Kecerdasan Emosi Remaja Ditinjau dari Status Keluarga
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan kecerdasan emosi remaja yang berasal dari keluarga utuh dan remaja yang berasal dari keluarga single parent. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan kecerdasan emosi remaja yang berasal dari keluarga utuh dan remaja yang berasal dari keluarga single parent. Remaja yang berasal dari keluarga utuh akan mempunyai kecerdasan emosi yang lebih tinggi daripada remaja yang berasal dari keluarga single parent. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi yang berusia antara 15-18 tahun. Tehnik pengambilan subjek yang digunakan adalah metode skala. Adapun skala yang digunakan berjumlah 53 aitem, mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Goleman (2004). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas program SPSS versi 12,0 untuk menguji apakah ada perbedaan kecerdasan emosi remaja yang berasal dari keluarga utuh dan remaja yang berasal dari keluarga single parent. Hasil analisis uji t kecerdasan emosi adalah t = 7,340 dengan sig = 0,000 yang artinya bahwa ada perbedaan yang signifikan antara remaja yang berasal dari keluarga utuh dan remaja yang berasal dari keluarga single parent. Jadi hipotesis diterima.
Collections
- Psychology [1337]
