• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Public Health
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Public Health
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Efektivitas Media Edukasi terhadap Perubahan Sikap dan Pengetahuan Remaja Putri dalam Menghindari Konsumsi Makanan Instan (Penelitian dengan Pendekatan Mixed Method sebagai Strategi Promotif dan Preventif Polycystic Ovary Syndrome)

    Thumbnail
    View/Open
    24929002.pdf (1.618Mb)
    Date
    2026
    Author
    Efendy, Dede
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media edukasi dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri untuk membatasi konsumsi makanan instan sebagai bagian dari promosi kesehatan reproduksi dan pengurangan risiko Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome (PMOS), yang pada saat pelaksanaan penelitian masih disebut Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). Penelitian menggunakan exploratory sequential mixed methods yang terdiri atas tahap kualitatif, pengembangan media, dan tahap kuantitatif. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 12 informan untuk menggali pengetahuan awal, pengalaman menstruasi, kebiasaan konsumsi makanan instan, dan kebutuhan media edukasi. Temuan kualitatif digunakan untuk menyusun matriks kebutuhan, konten, poster, dan video animasi. Tahap kuantitatif menggunakan quasi-experimental non-equivalent one-group pretest-posttest design pada 101 siswi SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta, terdiri atas kelompok poster sebanyak 41 siswi dan kelompok video animasi sebanyak 60 siswi. Posttest dilakukan dua minggu setelah intervensi. Secara keseluruhan, rerata skor pengetahuan meningkat dari 9,33 menjadi 19,48 (p=0,001), sedangkan rerata skor sikap meningkat dari 58,97 menjadi 60,28 tetapi tidak signifikan (p=0,155). Perbandingan perubahan skor antara kelompok poster dan video animasi tidak menunjukkan bukti perbedaan pada pengetahuan (p=0,685) maupun sikap (p=0,608). Temuan mixed methods menunjukkan bahwa media visual yang sederhana dan sesuai kebutuhan remaja dapat meningkatkan pengetahuan jangka pendek, tetapi satu kali paparan belum cukup untuk menghasilkan perubahan sikap yang bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi edukasi berhubungan dengan peningkatan pengetahuan dua minggu setelah pemberian media, sedangkan efektivitas terhadap sikap belum dapat dibuktikan. Edukasi berulang, dukungan sekolah dan keluarga, serta evaluasi perilaku dalam jangka lebih panjang diperlukan pada penelitian selanjutnya.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66586
    Collections
    • Master of Public Health [5]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV