Hubungan antara Dukungan Sosial Guru dan Regulasi Diri Dalam Belajar dengan Kecenderungan Prokrastinasi Akademik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara dukungan sosial guru dan regulasi diri dalam belajar dengan kecenderungan prokrastinasi akademik. Ada dua buah hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini. Pertama, ada hubungan negatif antara regula diri dalam belajar dengan kecenderungan prokrastinasi akademik. Kedua, ada hubungan negatif antara dukungan sosial guru dengan kecenderungan perokrastinasi akademik. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 79 orang siswa dan siswi kelas XII SMA Negeri 2 Magelang. Subjek yang dipilih adalah subjek yang berusia antara 16-18 tahun. Pengumpulan data menggunakan tiga jenis skala, yaitu skala prokrastinasi, skala regulasi diri dan skala dukungan sosial guru. Data yang diperoleh kemudian di analisis dengan menggunakan Analisis regresi model Stepwise. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan sosial guru dengan kecenderungan prokrastinasi akademik. Hal tersebut ditunjukkan dengan level signifikansi sebesar p=0.147 atau p > 0.05. Selain itu hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara regulasi diri dalam belajar dengan kecenderungan prokrastinasi akademik. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai beta = -0.690, t = -6.646, dan p 0.000 atau p < 0.01. Menggunakan analisis regresi dengan model stepwise dapat diketahui bahwa regulasi diri mampu memprediksi variabel prokrastinasi akademik dengan F = 44.168, R2= 0.371, dan p = 0.000 atau p < 0.01. Maka dapat dikatakan variabel konsep diri mampu memprediksi tercapainya kecenderungan prokrastinasi akademik sebesar 37.1%.
Collections
- Psychology [1337]
