Deteksi DNA babi pada minuman serbuk kolagen menggunakan real-time polymerase chain reaction (PCR)
Abstract
Latar belakang: Minuman serbuk kolagen banyak diminati karena klaim
meningkatkan elastisitas kulit dan mencegah penuaan dini. Namun, produk impor
sering bersumber dari babi demi efisiensi biaya sehingga mengancam kepastian
kehalalan produk. Tantangan deteksi semakin kompleks akibat proses hidrolisis yang
mendegradasi DNA menjadi fragmen pendek. Oleh karena itu, metode Real-Time
PCR dengan primer spesifik 12S rRNA digunakan untuk mendeteksi DNA babi demi
menjamin kehalalan produk.
Tujuan: Menerapkan metode Real-Time PCR dengan primer spesifik 12S rRNA
dalam mendeteksi DNA babi pada minuman serbuk kolagen.
Metode: Sampel dipilih berdasarkan kriteria tertentu yaitu produk impor yang dibeli
melalui Shopee, berbentuk serbuk, memuat klaim kolagen, dan tidak mencantumkan
logo halal MUI. Isolasi DNA menggunakan metode spin column, dilanjutkan deteksi
DNA babi menggunakan Real-Time PCR dengan primer 12S rRNA. Analisis data
dilakukan berdasarkan nilai quantification cycle (Cq) dan melting temperature (Tm).
Hasil: Isolasi DNA sampel menghasilkan kadar 10,85-82,24 ng/µL. Kontrol positif
menggunakan daging babi segar menunjukkan Cq sebesar 5,51 dengan Tm 76,5°C.
Seluruh sampel minuman serbuk kolagen dinyatakan negatif karena tidak
mengandung DNA babi, ditunjukkan dengan Cq 30,62-31,93 tanpa kemunculan Tm.
Kesimpulan: Metode Real-Time PCR dengan primer spesifik 12S rRNA dapat
diterapkan untuk mendeteksi DNA babi pada minuman serbuk kolagen. Seluruh
sampel minuman serbuk kolagen yang diuji dinyatakan negatif dari kontaminasi
DNA babi.
Collections
- Pharmacy [2101]
