Analisis risiko ergonomi dan perancangan ulang penahan mesin feeder menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA), Nordic Body Map (NBM), dan Analytical Hierarchy Process (AHP) (Studi Kasus: PT Wanatiara Persada)
Abstract
Penelitian ini dilakukan pada aktivitas pembersihan tumpahan ore di area mesin feeder PT.
Wanatiara Persada yang dilakukan secara manual handling dan menyebabkan pekerja
mengalami risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi tingkat risiko ergonomi, mengetahui keluhan muskuloskeletal pekerja, serta
memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi risiko kerja operator. Metode yang digunakan
yaitu Nordic Body Map (NBM), Rapid Entire Body Assessment (REBA), dan Analytical
Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pembersihan ore
memiliki skor REBA sebesar 10 yang termasuk kategori risiko tinggi dan memerlukan tindakan
perbaikan segera. Hasil NBM menunjukkan keluhan dominan terdapat pada bagian punggung,
pinggang, bahu, lengan, dan kaki akibat aktivitas manual handling yang dilakukan secara terus-
menerus.
Berdasarkan hasil AHP, kriteria durability menjadi prioritas utama dalam pemilihan alternatif
perbaikan. Oleh karena itu, diberikan usulan berupa rancangan desain penahan mesin feeder
untuk mengurangi luapan ore dan meminimalkan aktivitas manual handling sehingga
diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan produktivitas kerja operator.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
