Hubungan dukungan sosial dengan kesiapan menikah pada individu dewasa awal
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan
kesiapan menikah pada individu dewasa awal. Partisipan dalam penelitian ini
berjumlah 310 orang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan dengan rentang
usia 20–30 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive
sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman karena
salah satu variabel tidak berdistribusi normal. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Instrumen dalam penelitian ini
menggunakan The Criteria for Marriage Readiness Questionnaire (CMRQ) untuk
mengukur kesiapan menikah dan Multidimensional Scale of Perceived Social
Support (MSPSS) untuk mengukur dukungan sosial. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan
sosial dan kesiapan menikah. Temuan ini mengindikasikan bahwa individu
dewasa awal yang memperoleh dukungan sosial yang lebih tinggi cenderung
memiliki kesiapan menikah yang lebih baik. Secara umum, penelitian ini
menegaskan bahwa dukungan sosial merupakan salah satu faktor yang berperan
penting dalam meningkatkan kesiapan menikah, baik dari aspek emosional
maupun psikologis.
Collections
- Psychology [1337]
