• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Psychology
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Social-Emotional Health dan Self-Leadership pada Mahasiswa Program Sarjana

    Thumbnail
    View/Open
    22320391.pdf (8.766Mb)
    Date
    2026
    Author
    Nurhanifa, Amalia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kesehatan sosial- emosional dan kepemimpinan diri pada mahasiswa program sarjana, serta mengeksplorasi peran faktor demografis di dalamnya untuk memitigasi prokrastinasi, stres akademik, dan ketidaksiapan menghadapi uncertainty. Desain penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 305 mahasiswa sarjana di Indonesia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara daring dengan menggunakan instrumen Social-Emotional Health Survei-Higher Education Version (SEHS-HE) dan The Abbriviated Self- Leadership Questionnaire (ASLQ), kemudian dianalisis menggunakan teknik korelasi parsial dan analisis model regresi, dan uji beda. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kesehatan sosial- emosional dan kepemimpinan diri pada mahasiswa. Kekuatan hubungan tersebut terbukti konsisten dan bahkan mengalami peningkatan nilai koefisien setelah dilakukan pengontrolan terhadap social desirability bias. Melalui analisis demografis, ditemukan bahwa meskipun struktur aspek pembentuknya bervariasi antar-kelompok, aspek engaged living secara konsisten muncul sebagai prediktor utama, sekaligus indikator pembeda paling krusial antara kelompok kepemimpinan diri sangat tinggi dan sangat rendah. Lebih lanjut, analisis regresi spesifik menunjukkan aspek emotional competence berkontribusi signifikan dalam membentuk model kepemimpinan diri pada kelompok perempuan, namun tidak muncul pada kelompok laki-laki; hal ini selaras dengan kecenderungan mahasiswa perempuan yang lebih didorong oleh motif emosional saat berinteraksi. Temuan dalam penelitian ini menegaskan pentingnya kesehatan sosial-emosional sebagai fondasi kepemimpinan diri mahasiswa, dengan implikasi praktis berupa urgensi bagi institusi perguruan tinggi untuk merancang program intervensi kemahasiswaan berbasis konsep engaged living.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66277
    Collections
    • Psychology [1337]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV