Uji Aktivitas Penghambatan Enzim Asetilkolinesterase dan Butirilkolinesterase Ekstrak Etanol dan Fraksi N-Heksana dari Kulit Batang Artocarpus sericicarpus F.M. Jarret
Abstract
Latar belakang: Artocarpus sericicarpus merupakan tanaman yang berpotensi
sebagai penghambat enzim kolinesterase. Penghambatan AChE dan BChE menjadi
pendekatan penting dalam terapi Alzheimer, namun potensi ekstrak etanol dan fraksi
n-heksana kulit batang A. sericicarpus masih memiliki keterbatasan dalam penelitian.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penghambatan enzim
AChE dan BChE serta profil kandungan senyawa ekstrak etanol dan fraksi n-heksana
dari kulit batang Artocarpus sericicarpus.
Metode: Kulit batang A. sericicarpus diekstraksi menggunakan etanol 96% metode
sonikasi kemudian difraksinasi secara cair-cair dengan n-heksana. Identifikasi
senyawa pada ekstrak dilakukan dengan pereaksi (FeCl3, Mg HCl, Mayer dan
Liebermann-Burchard) sedangkan pada fraksi n-heksana menggunakan KLT dengan
pereaksi FeCl3, AlCl3, Dragendorff, dan vanilin-asam sulfat. Uji aktivitas enzim
asetilkolinesterase (AChE) dan butirilkolinesterase (BChE) dilakukan secara in vitro
metode Ellman dengan pengukuran absorbansi pada gelombang 405 nm menggunakan
microplate reader.
Hasil: Aktivitas penghambatan AChE oleh ekstrak etanol pada konsentrasi 100 dan
200 ppm masing-masing sebesar 12,09% dan 37,55%, sedangkan fraksi n-heksana
sebesar 2,71% dan 12,64%. Aktivitas penghambatan BChE oleh ekstrak etanol pada
konsentrasi 100 dan 200 ppm masing-masing sebesar 26,13% dan 37,86%, sedangkan
fraksi n-heksana sebesar 12,20% dan 31,58%.
Kesimpulan: Ekstrak etanol dan Fraksi n-heksana dari kulit batang A. sericicarpus
belum menunjukkan potensi sebagai penghambat AChE dan BChE yang efektif.
Collections
- Pharmacy [2101]
