Hubugan antara Religiusitas dengan Penyesuaian Perkawinan pada Suami-Istri
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan penyesuaian perkawinan pada suami istri. Asumsi awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara religiusitas dengan penyesuaian perkawinan pada suami istri. Semakin tinggi religiusitas suami istri maka semakin tinggi penyesuaian perkawinan suami istri. Sebaliknya, semakin rendah religiusitas suami maupun istri maka semakin rendah penyesuaian perkawinan suami maupun istri. Subjek dalam penelitian ini adalah pasangan suami istri yang tinggal di Depok, Sleman, yang memiliki usia perkawinan antara 1 tahun sampai dengan 10 tahun. Pemilihan responden dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan data menggunakan metode skala. Adapun skala yang digunakan ada 2 yaitu (1) Skala penyesuaian perkawinan yang diadopsi dari skala yang dibuat Graham Spainer yaitu Dyadic Adjusment Scale (DAS), terdiri dari 29 aitem dan (2) Skala Religiusitas yang dibuat dengan mengacu pada teori Glock & Stark (Ancok & Suroso, 1994), terdiri dari 35 aitem. Metode analisis yang digunakan adalah teknik analisis korelasi Product Moment dari Pearson. Perhitungannya dilakukan dengan program SPSS for Windows versi 12. Hasilnya menunjukkan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara religiusitas dengan penyesuaian perkawinan pada suami istri. Koefisien korelasi Product Moment dari Pearson menunjukkan korelasi sebesar r = 0,328 dengan p=0,001 (p<0,01). Jadi, hipotesis diterima,
Collections
- Psychology [1337]
