• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja pada Pekerjaan Pemasangan Girder Menggunakan Crawler Crane dengan Metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) Studi Kasus: Proyek Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Paket 1 Seksi 1

    Thumbnail
    View/Open
    20511290.pdf (8.254Mb)
    Date
    2026
    Author
    Algifari, Muhammad
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Peningkatan pembangunan infrastruktur di Indonesia diikuti oleh meningkatnya angka kecelakaan kerja. BPJS Ketenagakerjaan melaporkan bahwa pada tahun 2023 terjadi 370.747 kasus kecelakaan kerja, yang menunjukkan bahwa aspek keselamatan kerja masih memerlukan peningkatan dan pengawasan yang intensif. Salah satu pekerjaan yang memiliki tingkat risiko tinggi adalah erection girder menggunakan crawler crane pada proyek jalan tol Yogyakarta-Bawen. Oleh karena itu, diperlukan analisis risiko untuk mencegah kecelakaan kerja, salah satunya melalui metode HIRADC ( Hazard identification, Risk Assessment, and Determining Control ). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan pengendalian risiko pada pekerjaan erection girder. Penelitian ini menggunakan metode HIRADC yang meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko dan penentuan pengendalian risiko. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil analisis kemudian diverifikasi oleh Construction Engineer sebagai ahli terkait. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 46 bahaya yang menghasilkan 68 risiko. Penilaian risiko awal menunjukkan 32 risiko kategori besar (47,06%), 34 risiko sedang (50%) dan 2 risiko kecil (2,94%). Setelah penerapan pengendalian risiko berdasarkan hierarki pengendalian, risiko besar menurun menjadi 0%, risiko sedang menjadi 38% (55,88%), dan risiko kecil menjadi 30 (44,12%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pengendalian risiko mampu menurunkan tingkat risiko secara signifikan pada pekerjaan erection girder.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/66131
    Collections
    • Civil Engineering [4889]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV