Hubungan Antara Perilaku Memaafkan dan Perilaku Bullying pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kelas 1, 2 dan 3
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara perilaku memaafkan dengan perilaku bullying pada siswa SMP. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara perilaku memaafkan terhadap perilaku bullying pada siswa SMP. Semakin tinggi perilaku memaafkan maka semakin rendah perilaku bullying, sebaliknya semakin rendah perilaku memaafkan maka semakin tinggi perilaku bullying. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMP Negeri 2 Kota Ambon yang berjumlah 312 orang. Alat ukur yang digunakan adalah skala memaafkan yang diadaptasi dari Heartland Forgiveness Scale (HFS) Thompson dkk (2005) dan skala perilaku bullying diadaptasi dari Revisid Bully/Victim Questionnaire (RBVQ) Dan Olweus tahun 1996. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan program SPSS versi 17.0 untuk menguji apakah terdapat hubungan antara perilaku memaafkan terhadap perilaku bullying. Uji korelasi product moment dari spearman menunjukkan korelasi sebesar r = -0,009 dan p = 0,437 (p<0,05), yang artinya tidak ada hubungan negatif antara perilaku memaafkan dan perilaku bullying pada siswa SMP. Jadi, hipotesis penelitian tidak diterima. Namun, ketika dimensi perilaku bullying di pisah menjadi 2 (dua) bagian yaitu dimensi korban bullying dan korban bullying, maka ada hubungan negatif antara perilaku memaafkan dan dimensi pelaku bullying dengan korelasi sebesar r = -0,101 dan p = 0,037 (p<0,05). Artinya, ada hubungan negatif antara perilaku memaafkan dan dimensi pelaku bullying.
Collections
- Psychology [1337]
