• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengendalian Persediaan Obat Menggunakan Analisis ABC Indeks Kritis dan Continuous Review Hadley-Within (Studi Kasus: Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon)

    Thumbnail
    View/Open
    12522169.pdf (3.352Mb)
    Date
    2016
    Author
    Medinah, Anindia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Instalasi Farmasi Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon memiliki persediaan obat yang cukup banyak dan beraneka ragam. Hal ini berpengaruh kepada sistem persediaan yang ada dimana sering terjadi ketidakpastian pemakaian dan kelebihan stok obat dikarenakan frekuensi pesan rendah sehingga dalam sekali pemesanan pihak Farmasi memesan obat dengan jumlah yang cukup banyak. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka pihak Instalasi Farmasi perlu melakukan pengendalian persediaan untuk menjamin adanya persediaan dan menghitung total biaya persediaan optimal. Untuk mendukung pengendalian persediaan obat maka digunakan metode analisis ABC Indeks Kritis sebagai langkah awal pengelompokan obat dan Continuous Review Hadley- Within (Metode Q dengan Lost Sales) untuk mengetahui ukuran jumlah pemesanan, reorder point, persentase pelayanan obat dan total biaya persediaan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan obat Katagori A sebanyak 76 obat, Katagori B sebanyak 783 obat dan kelompok C sebanyak 1180 obat. Dari pengelompokan tersebut didapatkan nilai Indeks Kritis tertinggi pada kelompok A yaitu jenis obat ATS 1500 Injeksi dan Fentanyl 0,05 Mg/Ml 2 Ml Injeksi dengan nilai 11. Untuk jenis obat ATS 1500 Injeksi jumlah pemesanan dalam sekali sebanyak 5 ampul, reorder point saat mencapai 2 ampul, memiliki persentase tingkat pelayanan obat sebesar 92,61% dan total biaya persediaan optimal sebesar Rp 77.396,23.-/tahun. Untuk jenis obat Fentanyl 0,05 Mg/Ml 2 Ml Injeksi jumlah pemesanan dalam sekali pesan sebanyak 18 ampul, reorder point saat mencapai 8 ampul, memiliki persentase tingkat pelayanan sebesar 96,49% dan total biaya persediaan optimal sebesar Rp 132.543,36,-/tahun.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/65806
    Collections
    • Industrial Engineering [3109]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV