Analisis Keseimbangan Lini Produksi Sound Board Glue pada Proses Assembly Grand Piano (Studi Kasus di PT Yamaha Indonesia)
Abstract
Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat setiap perusahaan harus melakukan proses produksi secara efisien dan melakukan perbaikan terus – menerus. Salah satu cara untuk melakukan proses produksi yang efisien dengan malakukan penyeimbangan lini produksi. PT Yamaha Indonesia adalah perusahaan yang melakukan perbaikan secara terus – menerus. Permasalahan yang masih terjadi di perusahaan ini adalah keseimbangan lini produksi yang kurang optimal. Line efisiensi kelompok kerja sound board glue pada kondisi aktual sebesar 47% dan memiliki total waktu menganggur sebesar 211,91 menit dengan jumlah stasiun kerja sebanyak 16 stasiun. Rendahnya nilai efisiensi dan tingginya waktu menganggur mencerminkan ketidak seimbangan lini produksi. Untuk menyelesaikan masalah tersebut digunakan dua metode yaitu region approach dan ranked position weight. Analisa keseimbangan dengan menggunakan metode region approach menyebabkan peningkatan line efisiensi menjadi 76%, total waktu menganggur turun menjadi 60,86 menit dan jumlah stasiun kerja berkurang menjadi 10 stasiun. Sedangkan, analisis keseimbangan dengan metode ranked position weight dapat meningkatkan line efisiensi menjadi 84%, menurunkan waktu menganggur menjadi 35,67 menit dan jumlah stasiun kerja berkurang menjadi 9 stasiun. Dapat diketahui bahwa penyeimbangan lini dengan menggunakan metode ranked position weight dapat diterapkan pada perusahaan PT Yamaha Indonesia.
Collections
- Industrial Engineering [3109]
