Uji Antiangiogenesis Ekstrak Etanol dari Umbi Singkong Karet (Manihot glaziovii) pada Chorio Allantoic Membrane Embrio Ayam yang Diinduksi Basic Fibroblast Growth Factor
Abstract
Kanker adalah penyakit yang terbentuk dalam jangka waktu lama dan mengalami kemajuan melalui stadium yang berbeda. Penyebaran sel kanker dapat melalui pembuluh darah yang disebut angiogenesis. Angiogenesis memegang peranan penting dalam penyebaran sel kanker dengan melibatkan pertumbuhan, diferensiasi dan migrasi sel endotel dalam pembentukan pembuluh darah baru. Terapi penghambatan angiogenesis merupakan suatu bentuk terapi baru pada pengobatan kanker. Ekstrak etanol umbi singkong karet memiliki kandungan linamarin yang dapat dijadikan sebagai anti kanker. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antiangiogenesis dari ekstrak etanol umbi singkong karet (Manihot glaziovii) pada Membran Chorio Alantois (CAM) embrio ayam yang telah diinduksi oleh bFGF (basic Fibroblast Growth Factor). Proses ekstraksi umbi singkong karet dilakukan melalui inaktivasi enzim linamarase dengan menjaga suhu 25°C dan pH 7-8 agar sianida tidak terbentuk. Uji antiangiogenesis menggunakan metode CAM yang diinduksi bFGF dengan kelompok kontrol berupa bFGF + DMSO + paper disc dan kelompok perlakuan berupa dosis 25 μl/ml, 50 μl/ml dan 75 μl/ml. Hasil uji aktivitas antiangiogenesis ekstrak etanol umbi singkong karet dianalisis menggunakan metode ANOVA dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil dari daya hambat angiogenesis pada dosis 25 μl/ml, 50 μl/ml dan 75 μl/ml adalah 57,46 ± 6,38%, 55,22 ± 6,85% dan 58,58 ± 8,99%. Hal ini menunjukkan ekstrak etanol umbi singkong karet memiliki efek antiangiogenesis pada CAM embrio ayam yang diinduksi oleh bFGF dengan dosis 75 μl/ml memiliki daya hambat angiogenesis yang paling besar.
Collections
- Pharmacy [2101]
