• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Hidro klorotiazid dan Kaptopril Pada Pasien Hipertensi Primer di Puskesmas Kecamatan Ngaglik Sleman Tahun 2012

    Thumbnail
    View/Open
    06613158 .pdf (1.098Mb)
    Date
    2014
    Author
    Afrianingsih, Fitri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang paling umum. Hipertensi adalah tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolic ≥ 90 mmHg pada pengukuran berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan antihipertensi tunggal pada pasien hipertensi di Puskesmas Ngaglik I dan II Sleman tahun 2012, rata-rata biaya terapi hipertensi yang dikeluarkan pasien dan golongan mana yang paling cost effective. Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan potong-lintang untuk menganalisis efektivitas-biaya penggunaan terapi tunggal Diuretik dan ACE inhibitor (Angiotensin Converting Enzime Inhibitors) pada pasien hipertensi tipe primer di Puskesmas Ngaglik I dan II Sleman. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif selama tahun 2012. Metode yang digunakan yaitu metode cost- effectiveness analysis (CEA). Evaluasi efektivitas biaya dilakukan dengan menghitung nilai Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER). Jumlah data pasien sebanyak 42 orang dan obat paling banyak digunakan adalah hidroklorotiazid sebanyak 61,90%. Biaya rata- rata untuk penggunaan hidroklortiazid sebesar Rp 16.000 dan kaptopril Rp 19.500, sedangkan efektivitas antihipertensi hidroklortiazid dengan 26 pengguna sebesar 76,92% dan kaptopril dengan 16 pengguna sebesar 75,00%. Analisis data dengan metode ACER dan ICER menunjukkan bahwa yang paling cost effective adalah hidroklorotiazid dengan biaya Rp 16.000hasil ACER 208. Dari hasil penelitian ini, terbukti bahwa hidroklorotiazid tunggal lebih cost effective.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/65296
    Collections
    • Pharmacy [2101]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV