Formulasi dan Evaluasi Patch Bukal Mukoadhesif Salbutamol Sulfat dengan Basis Na-CMC dan PVP K-30
Abstract
Salbutamol sulfat merupakan senyawa selektif B2 adrenoreseptor agonis yang mengalami proses first pass metabolisme dan mempunyai bioavailabilitas yang rendah (40%) pada penggunaan oral. Salah satu upaya untuk menigkatkan bioavailabilitas salbutamol sulfat adalah dengan memformulasi dalam bentuk sediaan patch bukal mukoadhesif. Pembuatan patch bukal dilakukan dengan menggunakan metode solvent casting, menggunakan polimer mukoadhesif Na- CMC dan PVP K-30. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelepasan salbutamol sulfat, karakteristik fisik, dan iritasi patch bukal mukoadhesif dengan variasi kadar basis Na-CMC dan PVP K-30. Sediaan patch bukal dibuat dengan lima variasi kadar yaitu formula I 100% : 0%; formula II 75% : 25%; formula III 50%: 50%; formula IV 25% : 75%; dan formula V 0% : 100%. Hasil uji patch menunjukkan kombinasi polimer mukoadhesif Na-CMC dan PVP K-30 berpengaruh terhadap pelepasan salbutamol sulfat,peningkatan konsentrasi Na- CMC meningkatkan pelepasan obat. Formula II dengan perbandingan konsentrasi Na-CMC : PVP K-30 (75%:25%) menunjukkan pelepasan paling tinggi dengan jumlah pelepasan 92.19%.Penggunaan kombinasi Na-CMC dan PVP K-30 berpengaruh terhadap karakteristik fisikokimia patch bukal , peningkatan konsentrasi Na-CMC maka bobot, swelling index, dan ketebalan patch semakin besar. Patch bukal salbutamol sulfat yang dihasilkan tidak irritan dengan total mukus kurang dari 15%.
Collections
- Pharmacy [2101]
