Hubungan Antara Kualitas Tidur dan Kecenderungan Bullying pada Remaja
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan kecenderungan bullying pada remaja. Hipotesisnya, ada hubungan negatif antara kualitas tidur dan kecenderungan bullying pada remaja. Semakin tinggi kualitas tidur maka semakin rendah kecenderungan bullying pada remaja dan sebaliknya. Subjek yang digunakan adalah 215 remaja, usia 14-18 tahun yang sedang duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini menggunakan alat ukur kualitas tidur dari Sutiyono dan Nashori (2008) yang dimodifikasi peneliti dan skala kecenderungan bullying dengan memodifikasi skala kecenderungan bullying dari Pertiwi berdasarkan konsep Olweus (SEJIWA, 2008). Metode analisis data penelitian ini menggunakan korelasi parametric product moment dari Pearson. Hasil uji hubungan antara kualitas tidur dan kecenderungan bullying menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara kualitas tidur dan kecenderungan bullying pada remaja (r = -0,303) dengan p = 0.000 (p<0.01). Hal ini menunjukkan semakin tinggi kualitas tidur maka semakin rendah kecenderungan bullying. Kualitas tidur memiliki sumber efektif terhadap kecenderungan bullying sebesar 9,2%.
Collections
- Psychology [1337]
