Hubungan antara Minat Membaca dan Kemampuan Membaca
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan antara kemampuan membaca dengan minat membaca pada anak. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara kemampuan membaca dengan minat membaca. Semakin tinggi kemampuan membaca, semakin positif minat membaca pada anak. Sebaliknya, semakin rendah kemampuan membaca, semakin negatif minat membaca pada anak. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar kelas V dengan usia 10-12 tahun yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Adapun skala yang digunakan adalah skala kemampuan membaca yang berjumlah 19 aitem untuk kemampuan membaca mekanis dan 14 aitem untuk kemampuan membaca pemahaman, mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Broughton (Ginting, 2005). Sementara untuk skala minat membaca berjumlah 17 aitem, mengacu pada aspek yang dikemukakan oleh Lilawati (Setianti dan Purnamasari, 2008). Hasil analisis data menunjukkan tidak ada hubungan antara variabel minat membaca dengan variabel kemampuan membaca. Koefisien korelasi sebesar r= -0,052; p=0,375 untuk minat membaca dengan kemampuan membaca mekanis dan r=0,13; p=0,211 untuk minat membaca dengan kemampuan membaca pemahaman (p>0,05) menunjukkan bahwa semakin tinggi minat membaca anak tidak berhubungan dengan kemampuan membaca.
Collections
- Psychology [1337]
