Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Terapi Obat pada Pasien Hepatitis A yang Menjalani Rawat Inap di Rumah Sakit JIH Yogyakarta
Abstract
Hepatitis A adalah suatu penyakit yang diakibatkan masuknya virus ke dalam tubuh yang kemudian menyerang hati. Infeksi hepatitis A secara universal erat hubungannya dengan standar kesehatan atau sanitasi daerah yang bersangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan obat pada pasien hepatitis A, untuk mengetahui hasil terapi obat, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi hasil terapi obat pada pasien hepatitis A. Penelitian ini merupakan penelitian non ekperimental dengan menggunakan metode cross sectional design (potong lintang) yang dilaksanakan selama bulan Maret sampai Mei 2012. Data dikumpulkan secara retrospektif dari rekam medik pasien dengan diagnosa hepatitis A pada tahun 2007-2011. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan 2 cara, yaitu menggunakan analisis deskriptif untuk data karaktristik demografi pasien, data kondisi klinis pasien, dan data mengenai pengobatan pasien. Analisis dilanjutkan dengan analisis inferensial menggunakan uji statistik regresi logistik untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi hasil terapi obat. Dari hasil penelitian diketahui obat yang paling banyak digunakan pada pasien hepatitis A yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit JIH Yogyakarta, adalah analgesik dan antipiretik paracetamol dan N-asetilsistein (44%), antibiotik Seftriakson (30%), antiemetik dan obat gangguan lambung omeprazole (16,7%), hepatoprotektor fructus schizandrae (21,7%) dan glycyrrhizin, glicine, L-cystein (21,7%), suplemen dan nutrisi yaitu elektrolit, Na, K, Ca, Cl, basa (19,4%), serta diberikan antiviral Gancyclovir (75%) karena pasien mempunyai penyakit penyerta. Jumlah pasien hepatitis A dengan hasil terapi baik sebanyak 27 pasien (67,5%). Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil terapi dilakukan dengan regresi logistik yang memiliki nilai signifikan yaitu jenis kelamin (0,041) dan Level SGPT (0,049) dengan nilai signifikansi p<0,05.
Collections
- Pharmacy [2101]
