Nilai Daya Dukung Tanah (DDT) Berdasarkan Nilai Cbr Subgrade Jalan (Tanah Berbutir Halus) yang Distabilisasi Dengan Pasir dan Kapur
Abstract
Tanah berbutir halus, lanau dan lempung, merupakan tanah yang mempunyai kapasitas dukung tanah yang relatif rendah. Pada jenis tanah ini akan sulit dibangun suatu konstruksi perkerasan tanpa memperbaiki kondisi tanahnya. Salah satu alternatif yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan berbagai macam stabilisator, sehingga sifat plastisitas tanah dasarnya dapat menurun, dan dapat mencapai kapasitas dukung tanah maksimum. Persoalan ini mendorong penyusun untuk mengadakan penelitian dengan tujuan untuk memperbaiki parameter geser tanah berbutir halus. Perbaikan parameter geser tanah berbutir halus dilakukan dengan penambahan bahan aditif pasir dan kapur dengan penambahkan campuran pasir dan kapur pada tanah berbutir halus dengan variasi campuran pasir adalah 10%, 20% dan campuran kapur adalah 5%, 10% dengan uji laboratorium yang dilakukan adalah uji Tekan Bebas (Unconfined Compresion Strength), dan uji CBR (California Bearing Ratio). Pada pengujian CBR, tanah asli dengan nilai CBR 3,83%, maka DDT (daya dukung tanah) adalah 4,15 kg/cm2. Dengan tanah asli ditambah pasir 10% dan 20% mampu memberikan peningkatan nilai CBR sebesar 268%, pada pencampuran tanah asli dengan kapur 5% dan 10% terjadi peningkatan nilai CBR sebesar 1180%. Pada pengujian Kuat Tekan Bebas, pada campuran tanah asli dengan pasir 10% dan 20% mampu memberikan peningkatan nilai kuat tekan bebas.
Collections
- Civil Engineering [4889]
