Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Stres pada Wanita Menopause
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan dukungan sosial dengan stres pada wanita menopause. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara dukungan sosial dengan stres pada wanita menopause. Semakin tinggi dukungan sosial, maka semakin rendah tingkat stres pada wanita menopause, dan sebaliknya semakin rendah dukungan sosial maka akan semakin tinggi stres pada wanita menopause. Subjek dalam penelitian ini adalah wanita yang berumur 40-54 tahun yang sudah mengalami menopause di Riau. Adapun skala stres yang digunakan dalam penelitian ini dibuat sendiri oleh peneliti, berjumlah 29 aitem dan mengacu pada aspek-aspek yang dikemukakan oleh Sarafino (1994). Sedangkan skala dukungan sosial dibuat sendiri oleh peneliti, berjumlah 34 aitem dan mengacu pada aspek-aspek yang dikemukakan oleh Cohen&Syme (1985). Metode analisis yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan failitas komputer program SPSS 15 for Window untuk menguji apakah ada hubungan antara dukungan sosial dengan stres pada wanita menopause. Korelasi product moment dari Pearson menunjukkan koefisien korelasi sebesar r -0,298 dengan p = 0,013 (p < 0,05) yang menunjukkan bahwa adanya hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial dengan stres pada wanita menopause. Adapun kelemahan dalam penelitian ini adalah kurangnya data atau bukti bahwa wanita itu sudah menopause dan juga pada alat ukur yaitu pada skala dungan sosialnya.
Collections
- Psychology [2602]
