Evaluasi Pengelolaan Sampah dengan Menghitung Potensi Zero Waste Index per Area di Bandar Udara Internasional Adisutjipto Yogyakarta untuk Mewujudkan Eco-Airport
Abstract
Bandara sebagai salah satu fasilitas utama dalam transportasi udara dapat menghasilkan sampah yang besar setiap harinya dan tentu memerlukan pengelolaan yang baik. Oleh karena itu, untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari pengelolaan sampah yang telah dilakukan perlu dilakukan evaluasi, salah satunya dengan menghitung potensi zero waste index nya. Namun, penelitian ini dibatasi hanya pada beberapa area di bandara, yaitu lobby, ruang check in, ruang tunggu, dan Ground Service Equipment (GSE). Berdasarkan hal tersebut, maka sebelumnya dilakukan penentuan timbulan dan komposisi sampah di Bandara Adisutjipto Yogyakarta dengan metode sampling berdasarkan SNI 19-3964-1994 dan ASTM Designation D 5231-92. Didapatkan jumlah timbulan sampah sebesar 0,06 Kg/orang/hari dengan komposisi sampah layak kompos 30%, sampah layak jual 35%, dan sampah layak buang 35%. Setelah itu, evaluasi dilakukan menggunakan metode Zero Waste Index. Rata-rata nilai zero waste index untuk area lobby sebesar 0,56; area ruang check in sebesar 0,41; area ruang tunggu sebesar 0,44; dan area GSE sebesar 0,59. Dari keempat area yang dievaluasi menunjukkan pengelolaan sampah telah dilakukan dengan cukup baik. Energi yang dihemat serta emisi gas rumah kaca yang tereduksi cukup banyak dengan adanya pengolahan sampah. Namun, masih terjadi pemborosan air.
Collections
- Environmental Engineering [1887]
