Paparan Kebisingan dengan Penurunan Fungsi Pendengaran pada Pekerja di PT X Kabupaten Sleman
Abstract
PT. X Kabupaten Sleman adalah perusahaan yang memproduksi alat rumah sakit. Produksi di PT. X Kabupaten Sleman Yogyakarta memiliki potential hazard yang dapat mengganggu kesehatan dan keselamatan kerja karyawan, seperti mesin dan kegiatan operasional yang menimbulkan kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan di lingkungan PT X. Kabupaten Sleman, mengetahui hubungan kebisingan dengan penurunan fungsi pendengaran, dan memperoleh penanganan terhadap resiko kebisingan yang terjadi. Penelitian ini menggunakan alat Sound Level Meter seri SL 4012 untuk mengukur intensitas kebisingan di area mesin produksi berdasarkan SNI 7231:2009 tentang Metoda Pengukuran Intensitas Kebisingan di Tempat Kerja. Untuk mengukur nilai ambang dengar pekerja digunakan alat audiometer. Pengukuran kebisingan dilakukan pada area Hospital Equipment khususnya unit Stainless Steel dan Mild Steel. Intensitas kebisingan pada area Stainless Steel <NAB yaitu 84,8 dB, sedangkan area Mild Steel >NAB yaitu 86,1 dB. Uji statistik dilakukan dengan menggunakan uji chi square software SPSS 22. Hasil statistik uji chi square menyatakan terdapat hubungan antara intensitas kebisingan dengan nilai ambang dengar P=0,001 (P<0,05). Hasil uji statistik chi square menyatakan tidak terdapat hubungan antara usia dengan nilai ambang dengar P=0,826 (P>0,05). Hasil uji statistik chi square menyatakan terdapat hubungan antara masa kerja dengan nilai ambang dengar P=0,027 (P<0,05).
Collections
- Environmental Engineering [1887]
