Hubungan antara Religiusitas dengan Tingkat Disiplin Lalu Lintas pada Siswa Pengendara Sepeda Motor di SMUN 6 Banjarmasin
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara religiusitas dengan tingkat disiplin lalu lintas pada siswa pengendara sepeda motor di SMUN 6 Banjarmasin. Asumsi awal yang diajukan adalah hubungan yang signifikan antara religiusitas terhadap tingkat disiplin berlalu lintas pada remaja pengendara sepeda motor di Banjarmasin. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMU Negeri 6 Banjarmasin, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, beragama islam, kelas satu dan dua SMU, memiliki dan menggunakan motor dalam kesehariannya, berusia antara 14-18 tahun, subjek berjumlah 100 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling yaitu sesuai dengan karakteristik yang telah ditentukan dan juga sesuai dengan data yang didapat penulis untuk menentukan siapa saja yang diberi angket. Data diungkap dengan menggunakan self-report berbentuk skala, yaitu skala disiplin lalu lintas yang disusun berdasarkan aspek yg diungkapkan oleh Fatnanta (1994) yang terdiri dari 34 aitem dengan koefisien validitas skala ini bergerak antara 0,310 sampai 0,696 serta koefisien Alpha sebesar 0,915. skala religiusitas yang disusun berdasarkan aspek yang diungkapkan oleh Glock & Stark (dalam Azizah 2006) yang terdiri dari 40 butir dengan koefisien validitas skala ini bergerak antara 0,300 sampai 0,603 serta koefisien Alpha sebesar 0,906 Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis r product moment dari Pearson. Perhitungannya dengan menggunakan SPSS 13.0 for windows. Hasil nya menunjukkan bahwa ada hubungan antara religiusitas dengan tingkat disiplin lalu lintas responden. Di mana diperoleh nilai r = 0,439dengan nilai sebesarp = 0,000, p < 0,01 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan pada taraf 1%. Sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima.
Collections
- Psychology [582]
