Sistem Informasi Manajemen Pengelolaan Data Operasional Palang Merah Indonesia (Studi Kasus PMI Cabang Sleman Yogyakarta)
Abstract
PMI sebagai organisasi kemasyarakatan yang melaksanakan kegiatan di bidang sosial kemanusiaan mempunyai kemampuan menanggulangi penderita kecelakaan dan darurat kesehatan, serta membantu mengevakuasinya ke fasilitas kesehatan yang ada dalam pengelolaan datanya masih mengalami kesulitan untuk mengelola data-data karena semua pencatatan penggunaan armada ambulans, pemeriksaan ambulans, penggunaan obat dan data lain masih dilakukan secara manual dengan mencatat di kertas form atau pun masih menggunakan Microsoft Excel dan Microsoft Word untuk laporan, hal ini menyulitkan pegawai dalam mengolah data, guna untuk meningkatkan kemajuan di PMI. Dari hasil analisis sistem didapat bahwa sistem digunakan oleh dua jenis user yang berbeda yaitu admin dan pegawai PMI. Admin memiliki fitur-fitur seperti kelola daftar pegawai, daftar pasien, daftar kejadian, daftar ambulans, daftar penggunaan ambulans, daftar pemeriksaan ambulans, daftar sparepart ambulans, daftar maintenance ambulans, daftar obat dan daftar penggunaan obat. Terdapat 11 tabel database yang berfungsi menyimpan data masukan pada sistem yaitu, tabel pegawai, pasien, kejadian, ambulans, penggunaan ambulans, pemeriksaan ambulans, sparepart, maintenance, obat, penggunaan obat dan profil. Pada penulisan ini dikembangkan sistem informasi manajemen pengelolaan data operasional PMI menggunakan framework PHP CodeIgniter dengan bahasa pemrograman PHP dan basisdata MySQL dan CSS bootstrap sehingga dalam pengembangan kedepannya akan jauh lebih mudah untuk dikembangkan sesuai kebutuhan dari organisasi kemasyarakatan ini. Dengan adanya Sistem Informasi Manajemen Pengelolaan Data Operasional PMI ini diharapkan dapat mempermudah pimpinan maupun pegawai PMI cabang Sleman untuk melakukan pencatatan mengenai data pegawai PMI, pengelolaan armada ambulans dan pengelolaan obat hingga laporan-laporan yang ada sehingga dapat digunakan untuk mengembangkan proses yang lebih baik. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa sistem tersebut sudah sangat baik karena sistem yang mudah dipelajari, tampilan antarmuka yang mudah dimengerti dan informasi yang dihasilkan oleh sistem sudah sesuai dengan yang dibutuhkan dan juga sistem telah memenuhi proses bisnis yang diharapkan oleh pengguna untuk membantu mengolah data terkait kegiatan pengelolaan penggunaan ambulans dan pengelolaan obat-obat.
Collections
- Informatics Engineering [2538]
