• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kinerja Balok Lentur Beton Bertulang dengan Variasi Sambungan Baja Tulangan (Flexural Performance of RC Beams with Variety Connections of Reinforcing Steel)

    Thumbnail
    View/Open
    10511151 .pdf (5.758Mb)
    Date
    2014
    Author
    Mahlisani, Novia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Balok lentur beton bertulang pada umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor misalnya: kuat tekan beton, tegangan leleh pada baja tulangan, rasio tulangan, panjang bentang balok dan kekakuan balok. Ketika suatu balok memiliki bentang panjang yang melebihi panjang baja tulangan yang ada di pasaran maka akan ada beberapa permasalahan dalam penyambungan baja tulangan agar memenuhi standar SNI. Pada penelitian ini dilakukan pengujian terhadap kinerja balok lentur beton bertulang yang menggunakan variasi sambungan pada baja tulangan lentur. Balok lentur ditumpu sederhana (sendi-rol) dibebani secara statik dengan dua beban terpusat yang dipasang pada sepertiga bentangan untuk diketahui perilaku lentur pada balok akibat variasi sambungan baja tulangan pokok yang terpasang. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 5 (lima) buah balok beton bertulang dengan dimensi (150 x 300 x 2000) mm, dengan tulangan lentur 3∅12. Kelima balok beton bertulang tersebut mempunyai sambungan tulangan dengan sambungan overlap, sambungan las, dan kombinasi antara sambungan las dengan normal maupun overlap dengan normal. Sebagai pembanding benda uji digunakan satu balok dengan tulangan normal. Dari hasil penelitian diketahui bahwa balok dengan sambungan overlap mampu menahan beban lebih besar dan memiliki tingkat daktilitas yang tinggi dibandingkan dengan balok yang mempunyai sambungan tipe las dan balok tulangan normal. Selain itu kelima benda uji balok mengalami keruntuhan tarik yang mana baja tulangan leleh terlebih dahulu sebelum beton mencapai regangan batasnya, dengan pola retak yang tejadi adalah retak lentur. Retak dimulai dari serat beton bagian tarik lalu menjalar kebagian serat tekan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/62900
    Collections
    • Civil Engineering [4777]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV