Strategi Penanaman Nilai-nilai Antikorupsi di MTs Muhammadiyah Bambanglipuro Bantul
Abstract
Pendidikan antikorupsi di sekolah diyakini merupakan investasi jangka panjang untuk mencegah korupsi. Melalui pendidikan antikorupsi di sekolah dapat ditanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada peserta didik sehingga kelak akan tumbuh menjadi generasi yang antikorupsi. Permasalahannya belum banyak sekolah yang peduli untuk melaksanakan pendidikan antikorupsi secara serius. Karenanya perlu ada best practice sekolah yang telah melaksanakannya sehingga dapat memotivasi sekolah lain untuk melaksanakan dan mengembangkannya dengan lebih baik lagi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui pengamatan/observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan dalam penentuan informan peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman, yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penanaman nilai-nilai antikorupsi di MTs Muhammadiyah Bambanglipuro adalah; 1). Diintegrasikan ke semua matapelajaran, ditempuh melalui pengembangan materi pelajaran, melalui metode pembelajaran serta melalui media dan sumber belajar. 2). Diintegrasikan melalui pembudayaan berupa berbagai pembiasaan; pembiasaan salam, tadarus Al Qur'an, sholat dhuha, sholat dhuhur berjamaah, upacara bendera, infak Jum'at, pengajian rutin tiap kelas, serta melalui kegiatan spontan seperti; teguran saat ada siswa melanggar tata-tertib sekolah, sholat jenazah, kotak temuan dan bakti sosial. 3). Diintegrasikan melalui model pengembangan diri berupa kegiatan ekstrakurikuler; hizbul wathon, tapaksuci, olahraga, hari antikorupsi, peringatan hari besar nasional dan hari besar agama Islam serta didukung oleh adanya keteladanan dari guru-karyawan dan suasana madrasah.
Collections
- Master of Islamic Studies [1824]
