• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Engineering Design Innovation
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Optimasi Penjadwalan Proyek dengan Metode Least Cost Scheduling (Studi Kasus Proyek Pembangunan Zest Hotel)

    Thumbnail
    View/Open
    07511077 .pdf (2.045Mb)
    Karya Tulis Ilmiah .pdf (745.0Kb)
    Jurnal Penelitian .pdf (308.9Kb)
    Date
    2014
    Author
    Abdurrahman S, Raden
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Dalam pelaksanaan proyek konstruksi, percepatan waktu penyelesaian proyek dari rencana awal adalah hal yang sering ditemui. Baik untuk mengembalikan kondisi proyek ke situasi yang normal akibat keterlambatan atau membuat kondisi yang lebih baik untuk mempercepat penyelesaian proyek konstruksi tersebut. Salah satu metode yang sering digunakan untuk mengoptimalkan suatu kondisi percepatan proyek dan hubungannya dengan biaya adalah dengan menggunakan metode Least Cost Scheduling. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan Least Cost Scheduling Method pada suatu proyek pembangunan gedung hotel sehingga didapatkan durasi proyek setelah proyek mengalami proses percepatan, dan berapa biaya yang dibutuhkan untuk melakukan percepatan tersebut. Data penelitian diambil dari Proyek Pembangunan Zest Hotel di Yogyakarta. Hal yang diteliti dalam penelitian terbatas pada hubungan antara kinerja waktu dan biaya. Metode percepatan proyek yang digunakan adalah dengan menggunakan waktu lembur yang berimbas pada meningkatnya biaya untuk upah lembur. Optimasi penjadwalan dimulai dengan merubah data waktu pengerjaan berupa barchart, menjadi network planning dalam bentuk Precedence Diagram Method (PDM). Dengan menggunakan PDM, dapat ditentukan item kegiatan proyek yang kondisinya kritis. Item kegiatan yang kritis inilah yang kemudian dipercepat dengan metode waktu lembur. Dengan mengaplikasikan metode Least Cost Scheduling pada proses percepatan dapat ditentukan waktu percepatan yang optimal dengan biaya yang rendah. Durasi optimal yang didapat adalah pada durasi 81 hari dengan biaya total sebesar Rp 3.624.817.031,37.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/62780
    Collections
    • Civil Engineering [4889]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV