Hubungan antara Kekerasan Fisik terhadap Anak dalam Keluarga dengan Prestasi Belajar Anak di Sekolah
Abstract
Latar Belakang : Masalah kekerasan pada anak merupakan masalah kompleks dan berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan, baik yang berasal dari factor internal maupun eksternal anak, antara lain pendidikan, sosial ekonomi, budaya dan kehidupan keluarga sehingga bisa menimbulkan berbagai macam dampak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku kekerasan fisik orang tua dengan prestasi belajar anak disekolah melalui distribusi kekerasan fisik, distribusi indeks prestasi dan distribusi kekerasan fisik terhadap prestasi belajar pada siswa kelas IV dan V. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimental yang bersifat kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Data yang digunakan merupakan data primer berupa kuisioner kekerasan fisik yang diisi oleh siswa kelas IV dan V dan data sekunder berupa laporan hasil belajar (raport) semester genap. Hasil : Hasil data yang diperoleh menunjukkan bahwa kekerasan fisik jarang, terjadi pada 40 siswa yang memiliki indeks prestasi kurang baik dan 53 siswa yang memiliki indeks prestasi baik sedangkan kekerasan fisik sering, terjadi pada 2 siswa yang memiliki indeks prestasi kurang baik dan 3 siswa yang memiliki indeks prestasi baik. Penelitian ini menggunakan uji Fisher's Exact Test yang menunjukkan bahwa nilai p = 0,635 (p > 0,05). Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa data yang diperoleh tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku kekerasan fisik dengan indeks prestasi belajar disekolah.
Collections
- Medical Education [2958]
