Pengendalian Kualitas untuk Meminimasi Produk Cacat dengan Pendekatan Six Sigma (Studi Kasus UD. Sari Kayu Jaya)
Abstract
UD. Sari Kayu Jaya merupakan usaha dagang industri manufaktur yang memproduksi kayu lapis mentah one piece core (OPC) sebagai produk utamanya. Dalam persaingan bisnis yang dihadapi saat ini, menuntut perusahaan tersebut untuk terus berusaha memberikan kualitas produk yang terbaik bagi konsumennya karena kepuasan konsumen merupakan hal yang penting untuk meningkatkan nilai perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan six sigma. Hasil Penelitian ini menunjukan nilai DPMO dari variabel tebal kayu lapis sebesar 118677,06 sedangkan nilai kapabilitas sigma yang diperoleh sebesar 2,68163 sigma. Nilai DPMO dari variabel panjang kayu lapis sebesar 82551,59 sedangkan nilai kapabilitas sigma yang diperoleh sebesar 2,88811 sigma dan nilai DPMO dari variabel lebar kayu lapis sebesar 130978,28 sedangkan nilai kapabilitas sigma yang diperoleh sebesar 2,62178 sigma. Semenatara itu Nilai DPMO dari data atribut sebesar 13670,08,28. sedangkan nilai kapabilitas sigma yang diperoleh sebesar 3,706626. Sementara hasil hasil dari stabilitas proses rata-rata menunjukan tebal kayu lapis OPC tidak stabil, panjang kayu lapis stabil, dan lebar kayu lapis stabil. Sedangkan kapabilitas prosesnya baik tebal, panjang maupun lebar menunjukan hasil yang tidak mampu atau tidak capable karena Cpm < 1. Berdasarkan fishbone diagram, penyebab cacat pada kayu lapis OPC adalah dari faktor manusia, mesin dan bahan baku material. Solusi yang dapat diberikan pada penelitian ini utuk perusahaan adalah dari faktor manusia adalah memberikan pelatihan tentang pentingnya dalam melakukan standard operating procedures (SOP) yang benar, memberikan pengawasan yang terhadap operator agar kinerja yang dihasilkan maksimal dan mempunyai konsentrasi yang maksimal dalam bekerja. Dari segi faktor mesin adalah sering mengecek mata pisau mesin spindle setiap kegiatan produksi dan mengganti mata pisau mesin spindle yang sudah tumpul dengan mata pisau yang tajam. Selain itu juga selalu mengecek kebersihan mesin setiap saat supaya mesin terawat agar bisa memberikan performa yang terbaik. Dari segi bahan baku material adalah pemilihan batang pohon sengon yang kualitasnya cukup baik.
Collections
- Industrial Engineering [2908]
