Studi Stabilitas Fisik Sediaan Nanoemulgel Natrium Diklofenak dengan Fase Minyak Capryol 90 dan Basis Gel Xanthan Gum
Abstract
Natrium diklofenak merupakan salah satu obat golongan non-steroid anti- inflammatory drugs (NSAIDs) yang termasuk dalam model Biopharmaceutical Classification System (BCS) II dimana memiliki kelarutan yang rendah. Dalam memperbaiki kelarutan yang rendah maka dapat dikembangkan menjadi sediaan nanopartikel. Formulasi sediaan nanoemulgel diharapkan dapat meningkatkan kelarutan sehingga mudah diabsorpsi. Namun dalam pengembangan formulasi obat harus mempertimbangkan stabilitas dari produk obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji stabilitas fisik sediaan nanoemulgel natrium diklofenak. Nanoemulgel diformulasikan dari dua basis utama yaitu basis nanoemulsi dan basis gel. Formulasi nanoemulgel sudah dioptimasi pada penelitian sebelumnya. Uji stabilitas fisik dilakukan dengan kondisi dipercepat (40 ± 2oC/75 ± 5% RH) selama 8 minggu menggunakan climatic chamber. Nanoemulgel natrium diklofenak dievaluasi setiap 2 minggu terhadap sifat fisik yang meliputi ukuran globul, zeta potensial, indeks polidispersitas, % transmitan, nilai pH, viskositas, homogenitas, dan organoleptis. Hasil uji stabilitas fisik nanoemulgel hingga minggu ke-8 menunjukkan bahwa nanoemulgel natrium diklofenak masih memenuhi persyaratan yang telah ditentukan seperti hasil uji ukuran globul yaitu 8,6 ± 0,35 nm; zeta potensial yaitu -36,6 ± 0,58 mV; PDI yaitu 0,25 ± 0,14; % transmitan yaitu 99,90 ± 0,00%; nilai pH yaitu 7,13 ± 0,06; nilai viskositas yaitu 3569 ± 0,0 cP. Selain itu tidak ditemukan perubahan homogenitas dan organoleptis secara signifikan pada nanoemulgel. Secara umum, nanoemulgel natrium diklofenak memiliki stabilitas yang baik dan dapat dikembangkan menjadi sediaan topikal yang baik.
Collections
- Pharmacy [1864]
