• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Sistem Pembelajaran di Pondok Pesantren Baitul Hikmah Haur Kuning (Analisis terhadap Tingkat Kemampuan Santri dalam Membaca Kitab Kuning)

    Thumbnail
    View/Open
    06913103.pdf (5.216Mb)
    Date
    2008
    Author
    Saripudin
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini dilakukan atas dasar kekaguman pada santri-santri pesantren Baitul Hikmah yang memiliki tingkat kemampuan dalam membaca kitab-kitab "kuning" Pesantren itu sejak didirikan sampai sekarang memiliki tradisi dan sistem pembelajaran yang turun temenurun.Pesantren memiliki tanggungjawab dalam pembinaan keagamaan di masyarakat dan merupakan subsistem pendidikan nasional yang tidak dapat dipisahkan dari aspek sosial budaya bangsa Indonesia. Tradisi-tradisi pesantren itu terlihat dalam sistem dan metode pembelajarannya dan juga pada sistem pengelolaannya. Sistem pembelajaran dan sistem pengelolaan, itu tidak terlepas dari komponen-komponen pesantren yang integral. Pendidikan pondok pesantren memiliki tradisi-tradisi tertentu yang yang tidak dimilki oleh lembaga pendidikan lainnya. Salah satunya adalah kemandirian dan kesehajaan.Pemimpin pesantren memiliki otoritas penuh dalam mengatur kepesantrenan.Dalam pembelajarannya pun mengembangkan metode sorogan, balagan atau wetonan yang merupakan metode tradisi. Dari hasil observasi yang dilakukan yang berhubungan dengan sistem pembelajaran di Pondok Pesantren Baitul Hikmah,bahwa pesantren itu meiliki karakteristik sistem pembelajaran sehingga para pelaku pendidikan itu memiliki tradisi dari generasi ke generasi berikutnya.Kedisiplinan merupakan suatu keniscayaan yang harus dimiliki oleh warga pesantren. Oleh karena itu untuk menjaga kualitas dan keunggulan harus dipertahankan.Metode tamrināt,ketaladanan,tradisi yang turun temurun,muzakarah dan mutala'ah adalah merupakan metode yang berkembang di Pesantren Baitul Hikmah dan menarik,karena dikemas oleh tingkat profesionalisme kyai.Karena keberhasilannya dalam menciptakan santri yang mampu membaca kitab-kitab kuning, dukungan dari berbagai pihak menjadikan pesantren itu semakin terkenal dan memiliki fasilatas dan sarana yang cukup,walaupun masih ada kekurangan- kekurangan Kamaheran dalam membaca kitab-kitab kuning itu karena ditopang dengan kemampuan menguasai tata bahasa arab, yaitu ilmu nahwu dan şaraf yang merupakan karakteristik pesantren itu.Namun di samping keunggulan dalam penguasaan membaca kitab-kitab kuning, kelemahan pun ada yaitu pasifnya menggunakan Bahasa Arab dalam berinteraksi keseharian. Oleh karena itu, peluang untuk terus berkembang dan lebih berkualitas dalam keilmuan,perlu disikapi oleh pengasuh peantren,yaitu mempertahankan tradisi yang ada yang baik juga mengambil dan menggunakan strategi yang baru yang lebih baik. Menggunakan Bahasa Arab dalam keseharian akan membawa dampak popularitas dan keunggulan.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/62089
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1824]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV