Implikasi Sistem Boarding School Asrama Pelajar Islam (API) Pondok Pesantren Asri terhadap Pembentukan Karakter Siswa di SMP Syubbanul Wathon Tegalrejo
Abstract
Penyelenggaraan pendidikan model boarding school bagi bangsa Indonesia terutama bagi umat Islam, tidaklah sesuatu yang asing karena selama berabad-abad telah lama diterapkan dalam bentuk pendidikan pesantren. Salah satu nilai tambah pendidikan model "boarding school" terletak pada pengawasan total dari kyai sebagai pengasuh sekaligus pemilik pondok pesantren yang dibantu oleh santri senior (ustadz /dewan qoriin) terhadap para siswa dalam belajar dan luasnya waktu yang dimiliki untuk belajar. Dengan pembelajaran pesantren /sistem boarding school diharapkan akan mendukung terbentuknya pendidikan karakter para santri /siswa. Fokus dalam penelitian ini adalah implikasi sistem boarding school Asrama Pelajar Islam Pondok Pesantren Asri terhadap pendidikan karakter siswa SMP Syubbanul Wathon Tegalrejo, tentang bagaimana mengembangkan dan melaksanakan konsep boarding school terhadap pendidikan karakter siswa SMP Syubbanul Wathon Tegalrejo. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, yang dilaksanakan di SMP Syubbanul Wathon Tegalrejo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam pengecekan keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber dan metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif. Penulis menyimpulkan bahwa: Metode pembelajaran pesantren yang paling mendukung terbentuknya pendidikan karakter para santri adalah proses pembelajaran terintegrasi melalui metode belajar-mengajar (dirasah wa ta'lim), pembiasaan berperilaku luhur (ta'dib), aktivitas spiritual (riyadhah), serta teladan yang baik (uswah hasanah) yang dipraktekkan atau dicontohkan langsung oleh kyai /nyai dan para ustadz. Selain itu kegiatan santri juga dikontrol melalui ketetapan dan peraturan /tata-tertib. Semua ini mendukung terwujudnya proses pendidikan yang dapat membentuk karakter mulia para santri, di mana dalam kesehariannya mereka dituntut untuk hidup mandiri dalam berbagai hal.
Collections
- Master of Islamic Studies [1769]
