Manajemen Kompetensi Sosial Guru dalam Meningkatkan Komunikasi Interpersonal dengan Wali Siswa di SD Muhammadiyah Sokonandi Yogyakarta
Abstract
Guru merupakan tumpuan utama bagi sekolah dalam mencerdaskan peserta didik, maka dari itu diperlukan kualitas guru yang bagus untuk membantu mewujudkan semua program sekolah. Kemampuan komunikasi interpersonal menjadi salah satu bagian penting dari kualitas guru dalam mensukseskan amanah mulianya maka manajemen kompetensi sosial guru wajib dilaksanakan secara maksimal untuk menunjang kemampuan guru dalam bersosialisasi secara efektif. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang dilakukan untuk melihat lebih dalam bagaimana manajemen kompetensi sosial guru di SD Muhammadiyah Sokonandi dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam rangka meningkatkan komunikasi interpersonal dengan wali siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik Milles and Hubberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kompetensi sosial di SD Muhammadiyah Sokonandi dilaksanakan secara sederhana namun sistematis. Manajemen kompetensi sosial guru yang dimaksud yaitu pertama, perencanaan (planning) dilaksanakan dalam beberapa tahap yakni; pertama menjadikan evaluasi pada tahun sebelumnya sebagai dasar perencanaan, kedua melakukan rekruitmen guru dengan kriteria yang sesuai dengan kebutuhan sekolah, ketiga perencanaan program dimasukkan kedalam kalender sekoah. Kedua, pengorganisasian (organizing), telah dilakukan seperti terjadwalnya kegiatan atau program-program sekolah secara rutin dan dimasukkan kedalam kalender akademik sekolah. Ketiga, pelaksanaan (acmating), manajemen kompetensis sosial guru di SD Muhammadiyah Sokonandi telah dilaksanakan sesuai dengan rencana awal dan terdapat beberapa pengembangan seperti pemilihan pemateri yang sesuai dengan kebutuhan guru. Keempat, pengendalian (controlling) diantaranya; pertama, pengadaan presensi dan reward atau punishment. Kedua, kegiatan evaluasi bulanan dan tahunan, Ketiga, kegiatan Darul Arqam atau Baitul Arqam yang diadakan rutin. Manajemen kompetensi sosial guru di SD Muhammadiyah Sokonandi telah memberikan pengaruh yang positif terhadap berkembangnya kemampuan komunikasi interpersonal guru dengan wali siswa.
Collections
- Master of Islamic Studies [1637]
