Evaluasi Kinerja Industri dengan Pendekatan Sustainable Balanced Scorecard dan Fuzzy Analytical Network Process (Studi Kasus: CV Sogan Batik Rejodani)
Abstract
Pesatnya persaingan di era bisnis menyebabkan perusahaan dituntut untuk selalu menjaga performa serta mempunyai keunggulan kompetitif dalam bersaing pada kondisi apapun. Di lain hal perusahaan juga dituntut untuk sekedar memaksimalkan keuntungan, namun juga diharuskan memiliki concern terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. CV. Sogan Batik Rejodani merupakan salah satu Industri Kecil Menengah yang fokus pada pembuatan pakaian berbahan batik cap dan tulis. Untuk mencapai keuntungan dan memenangkan persaingan dalam jangka panjang, dengan tetap memperhatikan aspek sustainability maka diperlukan pengukuran kinerja perusahaan. Pendekatan Sustainable Balance Scorecard dan Fuzzy Analytical Network Process dilakukan guna melihat seberapa jauh perusahaan dalam menghadapi isu-isu sosial dan lingkungan serta dampaknya terhadap ekonomi perusahaan dengan menghilangkan keambiguan dalam pembobotan pada masing-masing indikator Sustainable Balance Scorecard. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa posisi kinerja berkelanjutan perusahan berada pada standar cukup baik dengan persentase sebesar 52,63%. Indikator yang memiliki tingkat kepentingan tertinggi pada CV. Sogan Batik adalah pertumbuhan pelanggan, customer retention rate, tingkat utilitas kapasitas, inovasi desain, ketepatan pengiriman, retensi karyawan, indeks kepuasan karyawan, dan training karyawan dengan masing-masing bobot adalah sama 12%. Berdasarkan hasil pengukuran pada SBSC dan Fuzzy ANP, maka indikator yang sangat perlu dilakukan perbaikan oleh CV. Sogan Batik adalah pertumbuhan pelanggan, customer retention rate, tingkat utilitas kapasitas, ketepatan pengiriman, dan indeks kepuasan karyawan.
Collections
- Industrial Engineering [2830]
