Perancangan Ulang Tas Sangkar Burung sebagai Media Angkut Sangkar Burung Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD)
Abstract
Kicau Mania adalah sebutan untuk para penghobi lomba burung ocehan di Indonesia. Ketika akan mengikuti lomba, seringkali kicau mania membawa burung jagoan mereka yang ada di dalam sangkar dengan mengendarai sepeda motor karena lebih menghemat waktu. Saat ini beberapa kicau mania saat membawa sangkar burung ketika mengendarai sepeda motor telah menggunakan tali raffia, tali webbing, atau tas sangkar. Tas sangkar burung yang digunakan oleh kicau mania belum sepenuhnya memenuhi keinginan kicau mania. Dari hasil observasi pada 30 responden yang menggunakan tas sangkar burung lama, diperoleh keluhan pada bagian leher sebesar 46,43%, punggung sebesar 58,33%, dan pinggang sebesar 61,04%. Metode Quality Function Deployment digunakan untuk mengetahui keinginan konsumen akan suatu produk. Pendekatan ergonomi menggunakan dimensi tubuh antropometri bertujuan untuk mengetahui ukuran desain produk dari penentuan persentil. Setelah dilakukan pengolahan dan analisa data, kicau mania menginginkan pengembangan terhadap desain tas sangkar burung. Pengembangan dilakukan pada atribut-atribut tertentu seperti Kuat, Nyaman, Aman, Mudah atau Praktis, dan Desain Menarik. Dari perhitungan persentil dimensi tubuh antropometri didapat ukuran tinggi tas 45,85 cm, lebar strap dengan punggung tas 22,32 cm, lebar tas bagian bawah 36,07 cm, dan lebar tas bagian atas 32,75 cm.
Collections
- Industrial Engineering [2830]
