• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mencegah Paham Radikalisme Bagi Siswa di MTs Irsyadul Anam Kiyudan Selomartani Kalasan Sleman Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    15913219.pdf (5.303Mb)
    Date
    2018
    Author
    Saprialman
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penelitian ini berangkat dari fenomena radikalisme yang terjadi di masyarakat, khususnya pada dunia pendidikan. Paham radikalisme merupakan paham yang harus segera diatasi dan dihindarkan dari siswa karena bertentangan dengan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta tidak sesuai dengan tujuan diselenggarakannya pendidikan Islam itu sendiri. Guru PAI merupakan salah satu pihak yang bertugas dan bertanggung jawab dalam menghindarkan siswa dari paham radikalisme tersebut. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah “peran guru Pendidikan Agama Islam dalam mencegah paham radikalisme bagi siswa”. Adapun pertanyaan penelitian yang hendak dicarikan jawabannya melalui penelitian ini adalah “bagaimana peran guru Pendidikan Agama Islam dalam mencegah paham radikalisme bagi siswa di MTs Irsyadul Anam Kiyudan Selomartani Kalasan Sleman Yogyakarta?”. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitiannya yaitu guru PAI, kepala sekolah dan pengasuh pondok pesantren Irsyadul Anam sekaligus sebagai penasehat di MTs Irsyadul Anam. Analisis data dilakukan dengan model interaktif dari Miles dan Huberman yaitu, data condensation, data display, dan conclusion drawing/verifications. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI dalam mencegah paham radikalisme bagi siswa di MTs Irsyadul Anam Kiyudan Selomartani Kalasan Sleman Yogyakarta dapat dilihat dari tiga aspek, yaitu: (1) Penyampaian Materi Pembelajaran Agama Islam. Materi yang disampaikan dinilai oleh penulis sangat toleran yang dapat dilihat dari penyampaian materi yang tidak menganggap rendah ajaran agama lain, tidak ada unsur menghina ataupun cacian dan tidak menganggap pendapat diri sendiri yang paling baik, (2) Penerapan Metode Pembelajaran. Guru PAI di MTs Irsyadul Anam sangat membuka dialog ketika melakukan proses pembelajaran dengan siswa. Hal ini dapat dilihat dari beberapa metode yang digunakan seperti: the power of two, every one is a teacher here, metode pembelajaran demonstrasi, dan metode pembelajaran the students questions have, (3) Pendampingan dalam Kegiatan Ekstrakurikuler. Kegiatan tersebut diantaranya adalah shalat dhuha dan shuhur berjama’ah, membaca asmaul husna, latihan pidato dan khutbah, belajar qiroat dan kaligrafi, latihan hadroh, mujahadah dan membaca kitab kuning.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/61761
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1608]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV