• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Model Pendidikan Berbasis Permainan Tradisional Pada Masyarakat Baduy di Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Provinsi Banten

    Thumbnail
    View/Open
    14913044.pdf (7.900Mb)
    Date
    2017
    Author
    Nugraha, Taufik
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Berlatar belakang dari fakta keterkaitan antara pendidikan, masyarakat dan kebudayaan dalam hal permainan tradisional pada masyarakat Baduy di Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah Bagaimana model pendidikan berbasis permainan tradisional pada masyarakat Baduy di Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Provinsi Banten? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sedangkan subjek dalam penelitian ini: 1 orang dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Lebak, 1 orang pemandu wisata Baduy, 1 orang jaro pamarentahan (kepala desa) dan 1 orang kokolot (tokoh masyarakat) yang dituakan di daerah Desa Kanekes pada masyarakat Baduy dan 7 orang masyarakat Baduy. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi dan wawancara sebagai teknik pokok dalam pengumpulan data pada penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan mulai dari tanggal 10 Agustus sampai dengan 10 September 2017. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi perbedaan model pendidikan berbasis permainan tradisional pada masyarakat Baduy, perbedaan tersebut pertama terjadi pada masyarakat Baduy Dalam yang menggunakan model Papagahan (saling mengajari sesama warga) yang diarahkan pada pemahaman unsur-unsur dasar hukum adat istiadat yang mana proses pelaksanaannya diajarkan melalui lisan dan percontohan saja dalam tradisi keseharian. Kedua terjadi pada masyarakat Baduy Luar yang menggunakan model kesederhanaan seperti bagi anak di bawah 10 tahun diajarkan oleh orangtua masing-masing. Sedangkan untuk 10 tahun keatas sampai dengan dewasa, adat yang menentukan untuk masing-masing kampung. Pembelajaran adat meliputi arahan-arahan baik, seperti aspek ilmu pengetahuan tentang adat dan budaya Baduy maupun ilmu pengetahuan tentang bekal hidup sehari-hari.
    URI
    https://dspace.uii.ac.id/123456789/61757
    Collections
    • Master of Islamic Studies [1608]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV