Pemanfaatan Limbah B3 Fly Ash (Abu Terbang) Batubara PLTU Paiton Unit 5&6 Sebagai Adsorben Logam Berat Kadmium (CD)
Abstract
Pembangkit listrik merupakan salah satu penyumbang terbesar fly ash di Indonesia karena penggunaan batubara sebagai bahan bakar. Limbah fly ash yang relatif besar ini dapat menimbulkan dampak pencemaran yang membahayakan, sehingga perlu dipikirkan alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan fly ash sebagai adsorben dalam menyerap logam berat kadmium (Cd) dan mengetahui kondisi optimum fly ash dalam mengadsorpsi logam berat kadmium (Cd) sekaligus pemanfaatannya, dengan dua perlakuan fly ash yaitu fly ash diaktivasi menggunakan NaOH dan tanpa aktivasi. Kemudian dikarakterisasi menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Penentuan kondisi optimum adsorpsi Cd dilakukan dengan metode yaitu pengujian variasi massa adsorben, variasi pH, variasi waktu kontak, dan variasi konsentrasi serta melakukan perhitungan kapasitas adsorpsi logam berat kadmium (Cd) oleh fly ash. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum adsorspi logam berat kadmium (Cd) terjadi pada massa adsorben 400 mg, pH 9, waktu kontak 30 menit, dengan kapasitas adsorpsi yang diperoleh sebesar 8,194 mg/g.
Collections
- Environmental Engineering [1812]
